Inspektorat Harus Tanggung Jawab

KOORDINATOR Monitoring Peradilan Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Baihaqi mengatakan, yang terjadi di Cot Keupok

Inspektorat Harus Tanggung Jawab
APARAT Polres Lhokseumawe dan Aceh Utara mengawal aksi demo warga Desa Cot Keupok Kecamatan Baktiya Barat Aceh Utara ke Kantor Bupati setempat, Kamis (6/10).SERAMBI/JAFARUDDIN 

* tanggapan mata

KOORDINATOR Monitoring Peradilan Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Baihaqi mengatakan, yang terjadi di Cot Keupok sebenarnya kasus kecil yang sangat mudah ditelusuri jaksa, apalagi tim jaksa sudah turun ke lokasi langsung. “Tidak dilanjutkan penyelidikan kasus itu adalah langkah mundur dalam pemberantasan korupsi di Aceh Utara,” kata Baihaqi.

Di sisi lain, kata Baihaqi, pemerintah sedang gencar melakukan upaya-upaya pemberantasan korupsi. Penghentian penyelidikan kasus itu dikhawatirkan akan menguatkan dugaan permainan oknum-oknum baik di level kabupaten hingga ke desa. “Inspektorat Aceh Utara harus bertanggung jawab. Proyek fisik itu nyata-nyata tidak sesuai spek, tapi tetap menyatakan tidak ada kerugian negara,” kata Baihaqi.

“Yang diinginkan warga bukan menjebloskan oknum-oknum yang terlibat dalam penyelewengan itu. Tapi masyarakat menginginkan oknum-oknum itu bertanggung jawab sehingga dana desa dapat dimanfaatkan untuk menyejahterakan masyarakat,” demikian Baihaqi.(jaf)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved