SerambiIndonesia/

Pemilik Alat Berat Jadi Tersangka

Pemilik alat berat untuk mengeruk mineral dan batu bara di Sungai Kala Pinang, Desa Durin Siku

Pemilik Alat Berat Jadi Tersangka
Warga Sumber Batu, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Selasa (11/3) siang melakukan pemblokiran badan jalan menuju ke lokasi tambang batu bara di wilayah pedalaman ini. SERAMBI/DEDI ISKANDAR 

BLANGKEJEREN - Pemilik alat berat untuk mengeruk mineral dan batu bara di Sungai Kala Pinang, Desa Durin Siku, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues ditetakan sebagai tersangka. Dia yang berinisial EKA (40), warga Blangkejeren dijadikan tersangka bersama dua pelaku lainnya yang diduga menambang secara ilegal atau tidak ada izin.

Kedua pelaku telah diamankan bersama barang bukti sebuah alat berat jenis excavator dan dump truk pengangkut pasir yakni sopir alat berat berinisial KS (28) warga Marpaung Bagasan, Kabupaten Toba Samosir, Sumut dan AM (43) warga Rikit Dekat Kutapanjang, Galus yang merupakan sopir truk.

Kapolres Galus, melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama kepada Serambi, Jumat (31/3) mengatakan polisi telah mengamankan pemilik alat berat berinisial EKA setelah dilakukan pemeriksaan. Dikatakan, EKA telah dijebloskan ke balik jeruji besi Mapolres Galus.

“Pemilik dan sopir alat berat diduga telah melakukan tindakan pidana pertambangan mineral dan batubara secara ilegal di Sungai Kala Pinang Blangkejeren,” katanya. Disebutkan, keduanya dibidik dengan Pasal 158 UU Nomor 4 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau denda Rp 10 miliar.

Dikatakan, AM (43) warga Rikit Dekat Kutapanjang yang merupakan sopir truk pengangkut pasir sudah dibebaskan polisi. “Sopir truk hanya sebagai saksi untuk dimintai keterangan, tetapi sopir truk yang sempat diamankan bersama tersangka KS itu sudah dibebaskan,” demikian Kasatreskrim Polres Galus.(c40)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help