SerambiIndonesia/

Pupuk Organik Terkendala Izin

Pelaku usaha pupuk organik di Aceh masih terkendala izin edar, sehingga produk yang sudah dihasilkan itu

Pupuk Organik Terkendala Izin

* Tak Bisa Diedar ke Seluruh Aceh

BANDA ACEH - Pelaku usaha pupuk organik di Aceh masih terkendala izin edar, sehingga produk yang sudah dihasilkan itu tidak dapat dipasarkan di seluruh Aceh, melainkan hanya dapat dijual ke para petani di daerah setempat.

Pelaku Bisnis Pupuk Organik Cair Bidang Pemasaran dari Mutiara, Pidie, Muhammad (34) menyampaikan hal ini kepada Serambi disela-sela berlangsungnya kegiatan ‘Pembinaan Industri Pupuk Organik Aceh’, di Hotel Diana, Kuta Alam, Banda Aceh, Rabu (5/4).

Kegiatan yang diadakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh ini diikuti oleh 20 pelaku usaha unit pengolahan pupuk organik dari 10 kabupaten/kota, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Nagan Raya.

“Beberapa pelaku usaha lainnya juga mengatakan permasalahan yang sama. Kita sudah menyampaikan ke dinas terkait di Pidie untuk dikeluarkan izin edar pupuk organik, namun pihak dinas menyampaikan belum ada dasar hukumnya. Karena itu harus dicarikan dulu dasar hukumnya,” kata Muhammad.

Pihaknya berharap agar hal tersebut dapat segera ada solusinya dari pemerintah dan jika dasar hukumnya sudah ada, maka dapat dipermudah proses perizinannya.

Muhammad menambahkan pihaknya juga berharap pemerintah dapat menyediakan alat penghancur sayuran yang digunakan sebagai bahan baku untuk pupuk organik yang selama ini masih menggunakan cara manual.

Kadisperindag Aceh, Asmauddin SE melalui Kabid Pengembangan Industri Agro dan Manufaktur, Ir H M Nasir MSi menyampaikan pihaknya akan menampung persoalan para pelaku usaha tersebut dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memfasilitasi terkait izin edar pupuk organik.

Adapun kegiatan pembinaan industri pupuk organik pertama dilakukan di Aceh kemarin, kata M Nasir untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan bagi pelaku usaha pupuk organik, sehingga memunculkan ide-ide kreatif bagi pelaku usaha tersebut.

“Sehingga dapat meningkatkan hasil olahannya serta memotivasi para pelaku usaha dalam meningkatkan nilai jual dan daya saing untuk lebih berpacu dalam industri di daerah,” kata M Nasir. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help