SerambiIndonesia/

Warga Tutup Jalan ke TPA

Warga menutup jalan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Blang Beururu, Kecamatan Peudada, Bireuen

Warga Tutup Jalan ke TPA

* 14 Truk Sampah Menumpuk Tujuh Jam di Dinas Perkim

BIREUEN - Warga menutup jalan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Blang Beururu, Kecamatan Peudada, Bireuen, Jumat (7/4). Akibatnya, 14 truk dan dua pikap bermuatan sampah terpaksa parkir di halaman Kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim) Bireuen.

Truk-truk sampah tersebut parkir mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Truk sampah itu baru bisa kembali ke TPA Blang Beruru sekitar pukul 15.00 WIB, setelah Muspika Peudada dan Dinas Perkim Bireuen bermusyawarah dengan warga setempat. Akhirnya warga pun membuka kembali jalan ke TPA.

Kepala Dinas Perkim Bireuen Ir Yanfitri kepada Serambi mengatakan, penutupan jalan menuju TPA Blang Beururu oleh warga selama tujuh jam, terjadi akibat kesalahan pahaman sejumlah masyarakat setempat.

“Kesalahpahaman tersebut menyangkut janji masa lalu terkait keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Ada masyarakat yang meminta dilibatkan bekerja sebagai supir atau kernet truk sampah, penjaga malam ataupun pekerjaan lainnya,” terang Yanfitri.

Setelah bermusyawarah, sudah ada kesepakatan untuk mengakomodir keinginan warga tersebut. Yanfitri juga telah membuat komitmen dengan warga tentang hal itu. Tapi ia berharap agar anggaran untuk penambahan sopir, kernet, dan lainnya diprioritaskan dalam APBK Perubahan.

Menurut Yanfitri, sangat memungkinkan untuk menambah sopir dan kernet truk sampah, karena jumlahnya saat ini belum mencukupi dibanding jumlah armada yang ada. “Ada 4 truk baru yang belum memiliki sopir dan kernet karena tidak tersedia anggaran dalam APBK 2017, sehingga perlu diubah dan disesuaikan saat perubahan anggaran,” ujar Yanfitri.

Sebelumnya , beberapa sopir dan kernet truk sampah saat ditemui Serambi di Kantor Dinas Perkim mengatakan, setiap pagi mereka mengangkut sampah-sampah dari 17 kecamatan di Bireuen untuk dibuang ke TPA Blang Beruru. Tapi kemarin, truk-truk sampah tak bisa menuju TPA karena jalan ditutup.

“Saat kami hendak buang sampah ke TPA, sekitar 2 kilometer sebelum TPA, jalan sudah ditutup oleh warga dengan memasang pamplet yang bertuliska truk sampah dilarang masuk ke TPA,” kata Jufri, sopir truk sampah yang didampingi para sopir dan kernet truk sampah lainnya.

Karena jalan ditutup, kata Jufri, ia dan sopir truk sampah lainnya terpaksa kembali lagi ke Bireuen dan parkir di kantor Dinas Perkim. Akibatnya, lingkungan kantor dinas itu menimbulkan bau busuk yang menyengat hingga mengganggu aktivitas pegawai di kantor itu.(c38)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help