SerambiIndonesia/

Galus Bangun Rumah Subsidi

Rumah murah bersubsidi pemerintah yang telah dibangun sejak 2014 di pantai timur dan barat-selatan Aceh mulai

Galus Bangun Rumah Subsidi

* Bener Meriah, Aceh Tengah dan Agara Menyusul

BANDA ACEH - Rumah murah bersubsidi pemerintah yang telah dibangun sejak 2014 di pantai timur dan barat-selatan Aceh mulai memasuki Kabupaten Gayo Lues (Galus). Direncanakan, Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan Aceh Tenggara (Agara) juga akan dibangun rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Aceh, Afwal Winardi ST MT, Sabtu (8/4) menyatakan kawasan dataran tinggi Gayo akan dibangun rumah murah tahun ini. Dia menjelaskan permintaan rumah di kawasan tersebut mulai tinggi.

“Kabupaten Gayo Lues menjadi pembuka pertama rumah murah bersubsidi pemerintah yang dibangun oleh developer lokal,” jelasnya. Dikatakan, akan dibangun sebanyak 160 unit rumah di kawasan Kute Tetinggi dan Palok Indah, Galus, dimana area perumahan sudah memasuki tahap pembersihan.

Disebutkan, sebanyak 60 unit rumah murah yang dibandrol Rp 123 juta, tetapi menjadi Rp 130 juta/unit sesudah dimasukkan biaya akad telah dipesan konsumen, sebagian besar PNS, selebihnya wiraswasta dan lainnya. Suku bunga untuk rumah subsidi hanya 5 persen dengan DP tidak lebih dari 10 persen atau sesuai kesepakatan.

Dia berharap, dengan adanya pembangunan rumah subsidi di wilayah tengah Aceh, maka pengembang lainnya di kawasan tersebut juga dapat melakukan hal yang sama. Dikatakan, pihak pengembang, PT Dharma Abadi Jaya terus melakukan sosialisasi atas keberadaan rumah murah ini, seperti pada Sabtu (9/4) di Blangkejeren.

Afwal menjelaskan sejumlah staf BTN Syariah Banda Aceh, Sabtu (8/4) berkunjung ke Gayo Lues untuk meninjau lokasi pembangunan perumahan, termasuk mensosialiasikan pola akad kredit kepada calon konsumen. “Kerjasama antara pihak perbankan dengan pengembang sangat dibutuhkan dalam pembangunan perumahan dan KPR bagi konsumen,” katanya.

Sedangkan untuk wilayah timur, satu perumahan sedang dibangun di kawasan Peureulak, Aceh Timur yang juga dibandrol Rp 123 juta/unit, tetapi menjadi Rp 130 juta/unit sesudah dimasukkan biaya akad. Afwal menambahkan di Subulussalam juga sedang dibangun rumah dengan harga sama.

Dikatakan, rumah murah murah juga dibangun di kawasan Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Besar, Aceh Barat dan juga Aceh Selatan. Disebutkan, seluruh wilayah Aceh akan dibangun rumah murah oleh developer dibawah Apersi Aceh, sehingga rumah dengan harga terjangkau ampu menyasar lapisan masyarakat berpenghasilan rendah.

Selian itu, dia berharap, Bank Aceh Syariah yang sudah mendapatkan suntikan dana dari PT SMF, khususnya untuk pembiayaan pembangunan rumah murah dapat segera mengucurkan KPR. “Bank Aceh tersebar di seluruh Aceh, sehingga akan memudahkan calon konsumen, sebagian besar PNS golongan rendah untuk mendapatkan rumah,” katanya.

Afwal mengungkapkan dana yang dikucurkan SMPF ke Bank Aceh Syariah mencapai ratusan miliaran rupiah. Dia mengaku tidak mengetahui jumlah pastinya, tetapi yang jelas harus segera diluncurkan untuk masyarakat yang ingin memiliki rumah layak huni.(muh)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help