SerambiIndonesia/

Gunakan Azan untuk Remix Lagu, DJ ini Dihukum Satu tahun Penjara

Rekaman itu menunjukkan para pengunjung klub berjoget dengan iringan musik yang mengandung beberapa bagian dari suara adzan.

Gunakan Azan untuk Remix Lagu, DJ ini Dihukum Satu tahun Penjara
Dax J, seorang DJ asal Inggris.(Elite Music Management/BBC) 

SERAMBINEWS.COM - Masih ingat dengan kasus seorang DJ yang memainkan lagu remix untuk joget disko yang mengandung suara adzan di sebuah Klub Tunisia?

Rekaman yang dibagikan pada Minggu (2/4/2017) itu menjadi viral dan membuat klub di Tunisia tersebut langsung ditutup.

Video tersebut merupakan potongan rekaman dari peristiwa di Festival Orbit di Kota Nabeul dan memicu kemarahan di media sosial.

Gubernur Nabeul, Mounaouar Quertani, mengatakan bahwa klub itu akan 'terus ditutup' sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Dia mengatakan bahwa manajer klub itu juga telah ditahan dengan dugaan 'pelanggaran akhlak dan sopan-santun.

Simak video selengkapnya di bawah ini!

Pada hari Senin (3/4/2017), penyelenggara Orbit Festival meminta maaf melalui posting di halaman Facebook acara itu, tetapi mengatakan bahwa mereka tidak bertanggung jawab pada dimainkannya hal-hal yang menyinggung dari para penampil.

Sementara DJ yang dipermasalahkan, 'tidak menyadari bahwa hal itu mungkin menyinggung publik dari sebuah negara Muslim seperti kami, kata mereka dalam posting di situs media sosial (dalam bahasa Perancis).

Dax J, yang memainkan adzan itu, telah menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada siapa pun yang mungkin tersinggung oleh musik yang saya mainkan di Orbit Festival di Tunisia pada hari Jumat.

Lalu bagaimana nasib Dax J sekarang setelah insiden tersebut?

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help