SerambiIndonesia/

Kakak Korban Tak Tahu Riyanto dan Keluarganya Dibunuh

Di Malaysia, Yani justru dapat kabar terlebih dahulu dari majikannya. Namun, Yani sempat tak menyangka

Kakak Korban Tak Tahu Riyanto dan Keluarganya Dibunuh
Tribun Medan
Andi, satu pembunuh satu keluarga yang ditangkap tim gabungan di Asahan. Saat ini, Andi dalam perjalanan ke Polda Sumut, Rabu (12/4/2017) 

SERAMBINEWS.COM - Wagiman, ayah Riyanto, mengaku tak memberitahukan berita pembunuhan keluarga putranya itu kepada anak sulungnya, yang bernama Yani, yang bekerja di Malaysia.

Yani baru tahu kabar adiknya sekeluarga dibantai Jumat kemarin dari majikannya.

"Kakaknya Yanto namanya Yani. Dari awal, Yani enggak tahu kalau Yanto dibunuh sak anak-anaknya. Kemarin siang (Jumat) baru tahu dia, waktu nelepon saya," ungkap Wagiman, Sabtu (15/4/2017).

Di Malaysia, Yani justru dapat kabar terlebih dahulu dari majikannya. Namun, Yani sempat tak menyangka, jika Yanto dihabisi dengan cara keji seperti itu.

"Saya beri tahu pelan-pelan ke Yani. Yan, adikmu sudah enggak ada. Saya ceritakan sama dia dari awal sampai akhir," ungkap Wagiman.

Ia menambahkan, Yani menangis sesenggukan saat dapat kabar adinya dibunuh. Rencananya, selepas Lebaran nanti, Yani akan pulang untuk ziarah ke makam adik kandungnya itu.

"Ya, saya bilang ke Yani, kamu di sana jangan sampai mikir yang macem-macem. Pokoknya kamu harus sabar," ungkap Wagiman, yang matanya mulai tampak berkaca-kaca.

Wagiman pun berupaya keras menguatkan anak pertamanya itu yang sudah tiga tahun merantau demi membantu penghidupan keluarga dan orangtua.

Seperti diberitakan, peristiwa yang menimpa keluarga Riyanto terjadi pada Minggu (10/4/2017) dini hari lalu di Jalan Kayu Putih, Gang Banteng, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli,.

Lima korban meninggal pada peristiwa tersebut, yakni Riyanto (40 tahun), istri Riyanto, Sri Ariyani (38), dua anak mereka, Syifa Fadillah Hinaya atau Naya (13) dan Gilang Laksono (8), serta ibu mertua Riyanto, Sumarni (60). Hanya Kinara (4), anak bungsu Riyanto, yang selamat pada peristiwa tersebut.

Otak pelaku pembunuhan sadis tersebut Andi Lala akhirnya ditangkap Polda Sumut, Sabtu (15/4/2017). Dengan tertangkapnya Andi Lala, maka polisi sudah mencokok tiga pelaku. Sebelumnya polisi menangkap Roni (21) dan Andi Syahputra (27).

Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help