SerambiIndonesia/

Air Meluap ke Jalan, Warga Dua Desa Kocar-kacir

"Hujan cukup deras dan sekitar 30 menit air melimpah ruah ke jalan mencapai 70 centimeter,"

Air Meluap ke Jalan, Warga Dua Desa Kocar-kacir
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Badan Jalan Nasional Aceh Tenggara menghubungkan ke Sumatera persis di Desa Lawe Loning Aman dan Lawe Loning Hakhapen, digenangi air akibat saluran parit meluap. Ketinggian mencapai rata-rata 50 centimeter hingga 70 centimeter. Akibatnya, warga kocar-kacir ke lokasi aman. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Hujan deras yang menguyur Aceh Tenggara, menyebabkan badan jalan Nasional Aceh Tenggara menghubungkan ke Sumatera Utara, tergenang. Ketinggian air mencapai 50 centimeter.

Masyarakat Desa Lawe Loning Aman dan Lawe Loning Hakhapen, kocar-kacir.

Arus transportasipun jasi macet dan terpaksa mencari jalan alternatif menuju ke Medan.

"Hujan cukup deras dan sekitar 30 menit air melimpah ruah ke jalan mencapai 70 centimeter," ujar Lola, Warga Lawe Loning Hakhapen, Kecamatan Lawe Sigala-gala, kepada Serambinews.com, Senin (17/4/2017).

Menurut dia, debit air semakin tinggi sehingga tidak mampu menampung air di dalam saluran parit sehingga menutupi badan jalan Nasional Aceh Tenggara menghubungkan ke Sumatera Utara.

"Kami sangat berharap saluran parit tersumbat di daerah itu dapat digali oleh Balai Besar Jalan Nasional Wilayah I," ujar Bukhari.

Menurut dia, selama ini saluran parit di daerah itu tidak pernah dibersihkan dinas terkait , padahal dananya ada termasuk diantaranya dana pemeliharaan jalan nasional ada diperuntukkan untuk pembersihan saluran parit. (*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help