SerambiIndonesia/

Anak-anak dan Remaja Obesitas Butuh Paparan Sinar Matahari Pagi

Mereka menemukan, anak-anak yang kelebihan berat badan serta memiliki kolesterol dan asam lemak yang tinggi,

Anak-anak dan Remaja Obesitas Butuh Paparan Sinar Matahari Pagi
Shutterstock
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Anak-anak dengan berat badan berlebih, sebaiknya rutin mendapatkan paparan sinar matahari pagi.

Pasalnya, anak-anak maupun remaja yang kelebihan berat badan, memiliki kolesterol dan asam lemak yang tinggi, umumnya mereka juga menderita kekurangan vitamin D.

Kurangnya paparan sinar matahari pagi yang mengandung vitamin D alami dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada anak-anak obesitas, peneliti mengklaim.

Dr Marisa Censani, M.D., spesialis endokrinologi pediatrik di Weill Cornell Medicine di New York melakukan sebuah studi dengan timnya tentang catatan medis anak-anak berusia 6 sampai 17 tahun.

Mereka menemukan, anak-anak yang kelebihan berat badan serta memiliki kolesterol dan asam lemak yang tinggi, cenderung menderita kekurangan vitamin D. Sedangkan, vitamin D baru diproduksi oleh tubuh saat kulit telanjang terkena sinar matahari.

Para peneliti di New York tersebut mengatakan, bahwa orangtua perlu membimbing anak-anak dengan masalah berat badan untuk menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan dan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Selain itu menurut para peneliti, anak-anak obesitas dan kelebihan berat badan sebaiknya diskrining kekurangan vitamin D sebagai indikator penyakit jantung potensial di kemudian hari.

Dr Marisa mengatakan bahwa temuan ini menunjukkan kekurangan vitamin D dapat membuat anak dengan obesitas memiliki peningkatan risiko kardiovaskular saat mereka dewasa.

“Kini, obesitas memengaruhi 17 persen dari bayi, anak-anak, dan remaja usia 2 sampai 19 tahun, dan obesitas merupakan faktor risiko kekurangan vitamin D.”

Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help