Laporan Keuangan APBA 2016 ke BPK

Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah menyerahkan laporan keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2016 kepada Kepala BPK

Laporan Keuangan APBA 2016 ke BPK
serambi/herianto
Serah terima jabatan Kepala Perwakilan BPK Aceh dari Maman Abdurrahman kepada Pejabat yang baru Isman Rudy di Gedung BPK Aceh, Rabu (251/). serambi/herianto 

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah menyerahkan laporan keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2016 kepada Kepala BPK Perwakilan Aceh, Isman Rudy MM di Kantor BPK Perwakilan Aceh, Banda Aceh, Kamis (13/4). Gubernur berharap BPK segera mengaudit laporan itu, bahkan bisa selesai sebelum masa jabatannya berakhir 25 Juni 2017.

“Kalau BPK bisa menyelesaikan, 13 Juni 2017, DPRA bisa menjadwalkan sidang paripurna untuk penyerahannya 20 Juni 2017, sehingga setelah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih yang baru, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah, tidak ada lagi masalah dengan Laporan Keuangan APBA 2016,” kata Zaini dalam laporannya saat acara itu.

Zaini yang akrab disapa Abo Doto mengatakan pihaknya terus berupaya membenahi dan menindaklanjuti temuan-temuan BPK masa lalu dan membuka diri terhadap saran dan rekomendasi perbaikan pengelolaan keuangan daerah yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

“Salah satu rekomendasi BPK yang telah kami tindaklanjuti adalah penataan kelembagaan penanggulangan kemiskinan dan sistem data kemiskinan yang saat ini sudah ditata dengan baik,” kata gubernur.

Gubernur juga memerintahkan seluruh Kepala SKPA mendukung penuh BPK dalam mengaudit penggunaan keuangan APBA 2016. Pasalnya, Zaini menilai suksesnya pembangunan Aceh juga ditentukan hasil audit BPK. “Harapan kami di akhir masa jabatan lima tahun ini, opini LHP APBA 2015 yang telah meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) bisa dipertahankan dalam LHP APBA 2016,” harap Zaini.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Jamaluddin mengatakan daya serap Keuangan APBA 2016 mencapai 95 persen atau Rp 12,230 triliun dari pagu APBA Rp 12,874 triliun. Penggunaan anggarannya sudah tertib, transparan, akuntabel dan tepat sasaran. Anggaran yang terealisasi, diharapkan banyak memberikan manfaat bagi rakyat dan minim temuan.

Sedangkan Kepala BPK Perwakilan Aceh, Isman Rudy dalam sambutannya usai menerima laporan ini mengatakan pihaknya akan segera mengaudit. Menurutnya, penyerahan laporan keuangan APBA tahun lalu di tahun mendatang sudah merupakan kewajiban gubernur yang sudah diatur dalam peraturan keuangan negara. Turut hadir saat acara ini, antara lain Sekda Aceh, Dermawan MM dan Kepala Inspektorat Aceh, Muhammad. (her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved