Sampah Berserakan di Lokasi Banjir

Sampah masih berserakan di lokasi banjir bandang di desa-desa di Kecamatan Semadam dan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara

Sampah Berserakan di Lokasi Banjir
Salah satu sudut lokasi banjir bandang Desa Kayu Mbelin, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Agara yang dipenuhi tumpukan sampah dan material banjir bandang, Minggu (16/4). SERAMBI/ASNAWI 

KUTACANE - Sampah masih berserakan di lokasi banjir bandang di desa-desa di Kecamatan Semadam dan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara memasuki hari keenam pasca pasca-banjir bandang, Selasa (11/4) pukul 18.00 WIB. Alat berat dan damtruk masih minim untuk mengangkut material akibat banjir.

Tumpukan sampah masih berserakan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Semadam dan Desa Kayu Mbelin, Lawe Tua, Lawe Tua Gabungan, Lawe Sigala II, Lawe Sigala Barat di Kecamatan Lawe Sigala gala. Kondisi ini rawan terjangkit penyakit kepada masyarakat yang kena dampak banjir. Sampah plastik air mineral, potongan kayu, sampah rumah tangga, kayu potongan pendek dan gelondongan berserakan di tepi jalan dan di rumah warga.

Anggota DPRK Aceh Tenggara, Gabe Martua Tambunan yang juga korban banjir Lawe Tua, kepada Serambi, Minggu (16/4) mengatakan, sampah masih berserakan hingga hari keenam pasca-banjiir Ini sangat berbahaya dan rawan jadi tempat bersarangnya jentik jentik nyamuk. Kondisi ini mengancam masyarakat di daerah tersebut dan rawan terkena penyakit demam berdarah dengue (DBD), diare dan penyakit lainnya. “Penanganan banjir bandang sangat lamban dan belum maksimal, padahal telah memasuki hari keenam,” ujarnya.

Martua juga menyoroti fasilitas seperti MCK dan air bersih sangat kurang. Termasuk alat berat, mobil damtruk angkut sampah, mobil angkut meterial bebatuan dan gelondongan sangat minim. Memang, saat ini alat berat beco ada satu unit milik BPBD di Lawe Sigala gala, satu beco dan loader di Semadam milik PT GFM. Mobil damtruk mayoritas milik PT Gala Fila Mandiri. “Sedangkan milik Pemkab sangat minim dan nyaris tidak terlihat,” ujarnya.

Kurang Damtruk
dan Alat Berat
Sekretaris BPBD Aceh Tenggara, M Nur Bangko mengatakan, alat berat beco telah dikerahkan satu unit di Kecamatan Lawe Sigala-gala dan satu lagi sedang kerja di daerah lain. Karena ada juga rumah warga terancam terkena banjir. Sedangkan di Kecamatan Semadam ada satu beco dan loader milik GFM Kutacane. Selain itu, juga kerahkan satu damtruk di Lawe Sigala gala dan selebihnya meminta bantuan dari Kementerian PU PR dan Gala Fila Mandiri. “Pembersihan material banjir bandang dilakukan bertahap. Karena saat ini kita kekurangan mobil damtruk dan alat berat dan kita sedang upayakan,” ujarnya.(as)

sampah masih berserakan
-Kecamatan Lawe Sigala-gala: Desa Kayu Mbelin, Lawe Tua, Lawe Tua Gabungan, Lawe Sigala II, Lawe Sigala Barat.
-Kecamatan Semadam: Desa Suka Makmur

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help