SerambiIndonesia/

Jatah Makan Sekjen FUI di Rutan Mako Brimob Dikurangi, Fadli Zon Prihatin

"Alasannya karena anggarannya dikurangi. Jadi yang satu kali makan lagi, harus bayar sendiri," ungkap Fadli.

Jatah Makan Sekjen FUI di Rutan Mako Brimob Dikurangi, Fadli Zon Prihatin
WARTA KOTA
Wakil Ketua DPR Fadil Zon mengunjungi Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath alias Muhammad Gatot Saptono, di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (18/4/2017). 

SERAMBINEWS.COM, DEPOK - Wakil Ketua DPR Fadil Zon mengultimatum Polri agar segera membebaskan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al Khaththath, tersangka dugaan makar yang ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, sejak 31 Maret lalu.

Sampai saat ini, status Al Khaththath tidak jelas.

Kata Fadli, tudingan makar kepada Al Khaththath janggal dan tak berdasar.

Selain itu, menurut Fadli, penahanan atas Al Khaththath sudah 18 hari dan batasnya maksimalnya adalah 20 hari.

"Maksimal penahanannya 20 hari. Baiknya dibebaskan sebelum 20 hari," kata Fadli usai menjenguk Al Khaththath di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (18/4/2017).

Ia yakin tidak ada bukti dan hal kuat yang dimiliki polisi, yang dapat menunjukkan bahwa Al Khaththath benar-benar hendak melakukan makar.

Kedatangan Fadli Zon ke Mako Brmoib didampingi anggota Komisi III DPR Nasir Jamil (PKS), Muslim Ayub (PAN), Abdul Wahab Dalimunte (Demokrat), dan Muhammad Syafii (Gerindra).

"Kedatangan kami untuk melihat kondisi Sekjen FUI Al Khaththath, yang sudah ditahan sejak dua pekan lebih," ujar Fadli.

Dari perbincangan dengan Al Khaththath, lanjut Fadli, jatah makan Al Khaththath saat ditahan dikurangi dan hanya diberi makan dua kali sehari.

"Alasannya karena anggarannya dikurangi. Jadi yang satu kali makan lagi, harus bayar sendiri," ungkap Fadli.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help