SerambiIndonesia/

Masalah Utang, Satu Keluarga Tewas Dibakar

"Tersangka Jaya Mita sebagai otak pelaku. Sedangkan yang lain berperan sebagai eksekutor dan mengawasi situasi saat pembakaran dilakukan,"

Masalah Utang, Satu Keluarga Tewas Dibakar
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT WIGUNA
Polisi menggiring tersangka pembunuhan sadis yang menewaskan empat orang di Jalan Milala, Medan Tuntungan, Selasa (18/4/2017). Kawanan ini secara keji membakar rumah yang dihuni korban, sehingga empat penghuninya tewas terbakar. 

Laporan Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Empat korban tewas dalam insiden kebakaran rumah di Jalan Milala, Medan Tuntungan, beberapa waktu lalu ternyata dilatarbelakangi pembunuhan.

Kasus ini terungkap setelah Polrestabes Medan membekuk lima pelaku, Jaya Mita beru Ginting (50), Cari Muli beru Ginting, Maju Suranta Siallagan alias Maju Ginting (37), Rudi Suranta Ginting (24) dan Julpan Nitra Purba (18).

"Tersangka Jaya Mita sebagai otak pelaku. Sedangkan yang lain berperan sebagai eksekutor dan mengawasi situasi saat pembakaran dilakukan," kata Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel, Selasa (18/4/2017).

Jaya Mita kata Rycko sakit hati dengan korban karena tidak mau membayar ganti rugi rumah miliknya yang kini ditempati korban bersama keluarganya sebesar Rp 102 juta.

Tersangka semakin sakit hati karena setiap ditagih, korban bersama suaminya Gandhi Ginting (62) selalu berkata kasar.

"Tersangka menyiram cairan bensin melalui celah pintu depan dan belakang. Saat itu penghuni sedang tidur, jadi tidak bisa menyelamatkan diri," lanjut Rycko.

Aksi ini menyebabkan Marita boru Sinuhaji (57), bersama anaknya Frengki Riza Ginting (28), dan dua cucunya Kristin Ginting (8), Selvi Ginting (5) tewas terbakar. Sementara Gandhi luput dari serangan itu karena masih berada di gudang tempatnya bekerja.

Rycko memaparkan masih ada satu pelaku lagi yang dikejar, yakni Efendi Sembiring alias Rodison Sembiring alias Silih Sembiring.

Pria ini bertugas menyulutkan api yang sudah disiram tersangka lainnya di pintu rumah korban.

Serangan ini dilakukan 5 April 2017 sekira pukul 05.50 WIB. Awalnya petugas menduga kasus ini hanya kebakaran biasa. Jasad korban sendiri ditemukan tergeletak di bagian belakang rumah. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help