Wakapolres Abdya Jenguk Korban Pemukulan Oknum Polantas

Kedatangan Wakapolres itu, untuk melihat dan memastikan kondisi Murhazli (38) yang sempat muntah darah pasca dipukul oleh oknum Polantas Abdya.

Wakapolres Abdya Jenguk Korban Pemukulan Oknum Polantas
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Wakapolres Abdya, Kompol Edy Bagus Sumantri SIK didampingi Kasat Reskrim, AKP Misyanto M SE,Kabag Ops, Kasat Propam Abdya, Ipda Irfan bersama rombongan menjenguk Murhazli (38), sopir labi-labi korban pemukulan yang dilakukan Brigadir RZ oknum Polantas Abdya, Selasa (18/4/2017) siang di IGD RSUTP. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM BLANGPIDIE - Wakapolres Abdya, Kompol Edy Bagus Sumantri SIK didampingi Kasat Reskrim, AKP Misyanto M SE,Kabag Ops, Kasat Propam Abdya, Ipda Irfan bersama rombongan menjenguk Murhazli (38), sopir labi-labi korban pemukulan yang dilakukan Brigadir RZ oknum Polantas Abdya, Selasa (18/4/2017) siang di IGD RSUTP.

Kedatangan Wakapolres itu, untuk melihat dan memastikan kondisi Murhazli (38) yang sempat muntah darah pasca dipukul oleh oknum Polantas Abdya.

Seusai melihat dan sempat berdialog dengan korban, tak lama kemudian, Kompol Edy sempat berbincang-bincang dengan Brigadir RZ yang berada di luar ruangan IGD.

Namun, tidak diketahui pasti apa yang dibicarakan oleh Wakapolres dan Brigadir RZ itu.

Wakapolres Abdya, Kompol Edy Bagus Sumantri SIK mengatakan akan memproses Brigadir RZ tersebut.

"Kalau menyalahi aturan, dia akan diproses oleh propam, dan saya sudah mintakan itu kepada propam," katanya.

(BACA JUGA: Oknum Polantas Abdya Pukul Sopir Labi-labi Hingga Muntah Darah)

Namun, kata Kompol Edy, apa yang dilakukan oleh Brigadir RZ itu diluar dari tugas dinas kepolisian, hanya saja saat kejadian itu Brigadir RZ memakai seragam polisi.

"Tujuannya hanya untuk membantu keluarganya, tapi apakah malah trayek atau apa, nanti kita lihat, dan kita dengar dari dua bela pihak," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Oknum Polantas Polres Abdya Brigadir RZ tega memukul seorang sopir labi-labi, Murhazli (38) Selasa (18/4/2017) pagi di salah satu warkop di kawasan Blangpdie hingga muntah darah.

Kejadian itu terjadi sekira Pukul 09.25 WIB. Saat itu, Murhazli sedang duduk di salah satu warkop Blangpidie persis di pangkalan terminal labi-labi trayek Blangpidie-Babahrot, atau tak jauh dari Simpang Diamon.

Menurutnya, kejadian itu buntut dari perkelahian dirinya dengan abang RZ pada Senin (17/42017) siang di depan Masjid Pancasila, Kecamatan Susoh. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help