SerambiIndonesia/

Pemerintah Aceh Diminta Ringankan Beban Korban Kebakaran Ruko di Kota Fajar

“Kebakaran Ruko yang menimpa masyarakat Kota Fajar sekarang ini merupakan musibah terbesar yang pernah terjadi di daerah itu,”

Pemerintah Aceh Diminta Ringankan Beban Korban Kebakaran Ruko di Kota Fajar
IST
Puluhan unit rumah warga di pusat perbelanjaan Gampong Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan, Rabu (19/4/2017) sekitar pukul 02.30 WIB, musnah terbakar. 

Laporan  Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Mahasiswa S2 dan S3 UIN Ar-Raniry yang tergabung dalam organisasi senat mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry meminta Pemerintah Aceh segara mengambil langkah cepat untuk membantu korban kebakaran di Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (19/4/2017).

Tgk Lismijar MA, selaku ketua senat yang  juga merupakan putra Kluet Utara kepada Serambinews.com mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan pemerintah Aceh terutama Gubernur Aceh Zaini Abdullah segera mengambil kebijakan untuk meringankan beban para korban kebakaran di Kluet Utara.

“Kebakaran Ruko yang menimpa masyarakat Kota Fajar sekarang ini merupakan musibah terbesar yang pernah terjadi di daerah itu,” katanya.

Oleh karena itu, Lismijar mengharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya pada masa tanggap darurat saja, akan  tetapi dapat dibantu hingga mendapatkan  rumah untuk mereka tinggal.

Menurut Lismijar, permintaan ini bukan tidak punya dasar, sebagaimana diketahui bahwa kebakaran Pasar Lama, Desa Kedai, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tanggal 1 Agustus 2014 lalu mendapatkan perhatian yang sangat serius dari pemerintah Aceh.

“Dimana saat itu, selain memberikan bantuan tanggap darurat, Gubernur Aceh juga berjanji akan membangun kembali ruko untuk para korban. Jadi kita berharap hal yang sama bisa dilakukan oleh Gubernur Aceh untuk korban kebakaran di KOFA,” pintanya.

Selain itu, Lismijar juga meminta semua pihak baik masyarakat Aceh Selatan dan juga Mahasiswa dari lintas organiasi dan penguyuban di Aceh Selatan agar dapat saling bersinergi untuk membantu korban dan membangun kerjasama dengan seluruh lapisan mahasiswa dan masyarakat.

“Ini adalah cobaan dari Allah bagi saudara kita di Kota fajar. Oleh karena itu harapan kita agar para korban dapat bersabar dan menerimanya dengan ikhlas,” pungkasnya. (*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help