Puluhan Ruko dan Kios Hangus di Kota Fajar

Kebakaran hebat yang terjadi Rabu (19/4) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, menghaguskan puluhan rumah toko (ruko) dan kios

Puluhan Ruko dan Kios Hangus di Kota Fajar
SERAMBINEWS.COM/MUSLIM ARSANI
Kebakaran di Aceh Tengah 

TAPAKTUAN - Kebakaran hebat yang terjadi Rabu (19/4) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, menghaguskan puluhan rumah toko (ruko) dan kios di pusat perbelanjaan Lorong Taqwa dan Lorong Mawar, Gampong Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan. Meksi tak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai milliaran rupiah karena hampir seluruh barang milik pedagang tak bisa diselamatkan.

Kabag Humas Setdakab Aceh Selatan, Masriadi SSTP MSi mengatakan, bangunan yang terbakar terdiri atas 42 ruko, 30 kios. Warga yang terimbas sebanyak 70 kepala keluarga/194 jiwa. “Sebanyak 197 jiwa harus mengungsi,” kata Masriadi saat mendampingi Sekda Aceh Selatan H Nasjuddin SH MM ke lokasi kejadian bersama Kapolres AKBP Achmadi SIk, Danramil Kluet Utara Kapten ARM Tajuddin mewakili Dandim 0107/Aceh Selatan, Camat Kluet Utara H Zainal SE beserta para kepala SKPK di lingkungan Pemkab Aceh Selatan, Rabu (19/4).

Dalam kunjungan ke lokasi kejadian, Sekda Aceh Selatan menyerahkan bantuan masa panik untuk para korban. Sejumlah organisasi sosial dan mahasiswa di Aceh Selatan juga sudah mulai melakukan penggalangan bantuan. “Mudah-mudahan partisipasi semua pihak dapat membantu meringankan beban suadara kita yang tertimpa musibah ini,” kata Masriadi.

Camat Kluet Utara, H Zainal SE kepada Serambi mengatakan, untuk penanganan sementara pihaknya sudah membuka dapur umum dan menyalurkan bantuan masa panik. Menyangkut tempat tinggal, tambahnya, sebagian ada yang tinggal di tenda pengungsian dan sebagian lagi ada yang menumpang di rumah saudara dan Pasar Terpadu Lorong Mawar. “Kurugian diperkirakan mencapai puluhan miliar karena rata-rata pemilik ruko tidak berhasil menyelamatkan harta bendanya,” kata Zainal.

Zainal menambahkan, pihak kecamatan terus berkoordinasi untuk langkah penanganan dan menfasilitasi pendataan kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian itu. “Bantuan dari BPBD dan pemadam sudah sangat memuaskan, cuma karena angin bertiup begitu kencang membuat puluhan ruko dan kios tidak berhasil diselamatkan,” katanya.

Bantuan dari Dinas Sosial juga dilaporkan sudah sampai ke lokasi, baik tenda maupun dapur umum. “Sarapan pagi dilayani di dapur umum, demikian juga untuk tenda sudah didirikan. Kami sudah membentuk tim untuk penerima bantuan dan penyaluran,” pungkas Camat Kluet Utara.

Langkah cepat
Mahasiswa S2 dan S3 UIN Ar-Raniry yang tergabung dalam organisasi senat mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry meminta Pemerintah Aceh melakukan langkah cepat untuk membantu korban kebakaran di Kota Fajar.

Ketua Senat, Tgk Lismijar MA menyampaikan itu melalui siaran pers kepada Serambi, kemarin. Putra Kluet Utara, Aceh Selatan ini mengatakan pihaknya sangat mengharapkan Pemerintah Aceh, terutama Gubernur Zaini Abdullah segera mengambil kebijakan. Menurutnya, kebakaran itu merupakan musibah terbesar yang pernah terjadi di daerah itu.

“Karena itu, kami berharap bantuan yang diberikan tidak hanya pada masa tanggap darurat saja, tetapi dapat dibantu hingga mendapatkan rumah,” harapnya.

Selain itu, Lismijar juga meminta semua pihak baik masyarakat Aceh Selatan dan juga mahasiswa dari lintas organiasi dan peguyuban di Aceh Selatan agar dapat bersinergi membantu korban dan membangun kerja sama dengan seluruh lapisan mahasiswa dan masyarakat.

RAPI buka posko
Relawan komunikasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Selatan merespons musibah Kota Fajar dengan membuka Posko Peduli Korban Kebakaran di Taman Pala Indah Rekklamasi Pantai Tapaktuan dan di di lokasi kebakaran.

“Selain mengumpulkan sumbangan uang, kami juga menerima sumbangan pakaian bekas layak pakai. Bantuan dari masyarakat dan dermawan tersebut nantinya akan kami serahkan untuk korban kebakaran Kota Fajar,” kata Ketua RAPI Aceh Selatan, Indra Giwank (JZ01TJ) melalui Wakil Ketua I, Zumardi Chaidir (JZ01TAX).

Menurutnya, relawan RAPI selain membuka posko juga turun langsung ke lokasi kejadian, baik saat kebakaran maupun pascamusibah, bahu membahu bersama berbagai unsur lainnya untuk penanggulangan masa darurat.

Aksi mahasiswa
Aktivis mahasiswa dari HMI Aceh Selatan juga melakukan penggalangan dana dari pengguna jalan untuk disalurkan kepada korban kebakaran Kota Fajar.

Pantauan Serambi, penggalangan dana juga turut dilakukan kalangan Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan latar belakang organisasi di Kabupaten Aceh Selatan. Mereka turun ke jalan sebagai bentuk empati untuk korban kebakaran di Kota Fajar.(tz/sal)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help