Rumah Warga Pulau Banyak Terbakar

Rumah berkontruksi kayu milik Mely (32) di Desa Pulau Balai, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, ludes terbakar

Rumah Warga Pulau Banyak Terbakar
SERAMBI/ZUBIR
Enam unit rumah di Gampong Meutia, Kecamatan Langsa Kota, kamis (16/3) malam hangus terbakar diduga karena lilin. Saat kebakaran PLN sedang memadamkan listrik di sebagian daerah Langsa. SERAMBI/ZUBIR 

SINGKIL-Rumah berkontruksi kayu milik Mely (32) di Desa Pulau Balai, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, ludes terbakar, Rabu (19/4). Amukan si jago merah juga menyababkan kaki korban mengalami luka bakar, sehingga dirawat di Puskesmas setempat.

Menurut saksi mata, kobaran api mulai terlihat pukul 09.00 WIB pagi ketika sudah membesar. Kemudian dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan terbuat dari kayu yang sudah lapuk tersebut. “Kejadiannya pagi, tapi karena rumah terbuat dari kayu api cepat merembet ke seluruh bangunan,” kata Sudirman tokoh masyarakat Pulau Banyak.

Melihat kebakaran tetangga korban berusaha membantu memadamkan api dengan perlengkapan seadanya. Mulai dengan menyiram menggunakan air laut yang diambil menggunakan ember, pasir, serta memukul api agar padam. Pemadaman harus dilakukan manual, sebab di Kepulauan Banyak, belum ada mobil pemadam kebakaran.

Sekitar sejam kemudian api berhasil dikendalikan, sehingga tidak merembet ke rumah sekitarnya. Setelah api berhasil dipadamkan warga bersama aparat keamanan bergotong-royong mengangkat puing-puing sisa kebakaran, sambil mencari benda-benda yang masih bisa diselamatkan.

Sementara itu, kebakaran menyebabkan kedua kaki Mely melepuh, hingga harus dirawat di Puskesmas Pulau Banyak. Janda beranak satu itu, mengalami luka bakar ketika berusaha menyelamatkan barang miliknya dari dalam rumah.

Setelah mendapat pengobatan Mely menumpang di rumah orang tuanya bersama anak semata wayangnya. “Rumah pribadinya tidak bisa lagi ditempati,” ujar Sudirman.(de)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help