SerambiIndonesia/

Terdampak Kebijakan Trump, Emirates Kurangi Penerbangan ke AS

Hal itu terjadi karena penurunan jumlah penumpang yang disebabkan peningkatan langkah-langkah

Terdampak Kebijakan Trump, Emirates Kurangi Penerbangan ke AS
(Independent/Getty)
Maskapai berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab, memiliki 11 penerbangan ke kota-kota di Amerika Serikat. 

SERAMBINEWS.COM - Emirates, maskapai penerbangan yang terbesar di Timur Tengah, Rabu (19/4/2017), mengatakan telah mengurangi jumlah penerbangannya ke Amerika Serika.

Hal itu terjadi karena penurunan jumlah penumpang yang disebabkan peningkatan langkah-langkah keamanan AS dan larangan pemerintahan Presiden Donald Trump bagi warga dari negara-negara mayoritas Muslim masuk ke AS.

Keputusan oleh maskapai milik pemerintah Uni Emirat Arab itu merupakan pertanda terkuat bahwa langkah lebih keras yang diterapkan terhadap warga Timur Tengah.

Langkah AS  melarang warga Timur Tengah bepergian ke AS telah merugikan maskapai-maskapai penerbangan Teluk yang tumbuh cepat di Amerika dalam beberapa tahun terakhir ini.

Dubai, ibu kota Uni Emirat Arab,  adalah salah satu dari 10 kota di negara yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, yang terkena larangan membawa laptop dan barang elektronik pribadi lainnya ke dalam kabin pesawat untuk penerbangan langsung AS.

Pusat maskapai Emirates di Badara Internasional Dubai, yang ketiga tersibuk di dunia, adalah titik transit utama bagi wisatawan yang terkena dampak peraturan Trump yang menghentikan masuknya warga dari enam negara Islam.

Larangan perjalanan itu menangguhkan visa baru bagi warga dari Iran, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman, dan menghentikan program pengungsi.

Emirates mengatakan, pengurangan penerbangan akan mempengaruhi lima dari 12 kota tujuan di AS, mulai bulan depan.

Langkah ini disebut sebagai “keputusan komersial dalam menanggapi turunnya permintaan perjalanan”' dalam tiga bulan sejak Trump berkuasa.

Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help