SerambiIndonesia/

Gagal Semprotkan Air Selang Mobil Damkar Dibakar Warga

Melihat selang tertinggal, lalu warga yang tersulut emosi itu kemudian membakar selang pemadam tersebut.

Gagal Semprotkan Air Selang Mobil Damkar Dibakar Warga
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
ilustrasi 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU – Tak bisa menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar ruko, selang mobil pemadam dibakar warga. Selang itu ditinggal di lokasi saat petugas pemadam putar haluan karena warga mulai emosi.

Peristiwa itu terjadi saat tujuh rumah toko (ruko) di Gampong Pulo Puep Kecamatan Bandarbaru, Pidie Jaya (Pijay), Jumat (21/4/2017) sekitar pukul 09.30 WIB musnah terbakar.  

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, sementara sumber api yang menghanguskan semua bangunan semi permanen kecuali hanya satu yang berkonstruski permanen.

Saksi mata menyebutkan, peristiwa nahas itu sempat mengundang emosi warga. Pasalnya, begitu peristiwa itu terjadi, salah seorang warga bergegas menghubungi petugas mobil pemadam di kantor Camat Bandarbaru.

Sayangnya, satu unit Damkar yang langsung tiba di lokasi, ketika hendak memadamkan api,  selang tak kunjung mengeluarkan air ke bangunan yang diamuk api. Air tak kunjung keluar, hanya sedikit yang menyembur lalu terhenti.

Melihat kondisi demikian, spontan saja warga yang sedang membantu menyirami air dengan peralatan seadanya terpancing emosi.

Untuk menghindari  hal-hal yang tak diingini, petugas bersama pemadam putar haluan dari lokasi kebakaran.

Karena terburu-buru, selang air tak sempat digulung dan dibiarkan begitu saja di tempat. Melihat selang tertinggal, lalu warga yang tersulut emosi itu kemudian membakar selang pemadam tersebut.

Plt Sekretaris Satpol PP dan WH pijay, Dra Asiah MM, kepada Serambinews.com menyebutkan, salah seorang anggota kepolisian Mapolsek Bandarbaru sempat terluka akibat terkena batu nyasar.

Lemparan batu diarahkan ke Damkar, tapi meleset dan terkena kepala aparat keamanan.

Damkar yang pertama kali tiba di TKP dan tak berfungsi sama sekali dibenarkan M Yusuf Ibrahim, mantan Wakil Bupati Pijay yang rumahnya juga tak jauh dari lokasi kebakaran.

Yusuf menyesalkan Damkar yang stambai di Ibukota Kecamatan Bandarbaru macet saat hendak berfungsi.

Penulis: Gani
Editor: ariframdan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help