Ruas Jalan Nasional Simpang Uning - Angkup - Genting Gerbang - Pameu Butuh Perhatian

Kerusakan badan jalan yang tampak parah tersebar dibeberapa titik pada ruas jalan tersebut, bahkan sudah menimbulkan protes

Ruas Jalan Nasional Simpang Uning - Angkup - Genting Gerbang - Pameu Butuh Perhatian
Humas Aceh Tengah
NASARUDDIN

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Ruas Jalan Nasional yang menghubungkan Simpang Uning - Angkup - Genting Gerbang - Pameu yang terletak di Kabupaten Aceh Tengah butuh perhatian pemerintah pusat untuk diperbaiki dan ditingkatkan.

Kerusakan badan jalan yang tampak parah tersebar dibeberapa titik pada ruas jalan tersebut, bahkan sudah menimbulkan protes masyarakat beberapa waktu lalu dengan membuat gundukan tanah menyerupai kuburan.

Pemerintah Daerah Aceh Tengah cepat merespon tuntutan masyarakat dan melalui musyawarah disepakati untuk membuka kembali titik jalan yang diprotes warga.

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin pada tanggal 12 April 2017 lalu, telah bertemu dengan para pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap perbaikan jalan tersebut, seperti pejabat yang mewakili Balai Jalan Nasional Aceh dalam hal ini PPK 7 dan perwakilan Manager Proyek PLTA Peusangan I dan II.

Dikonfirmasi, Jum'at 21 April 2017, Nasaruddin mengungkapkan para pihak terkait telah sepakat untuk melakukan pemeliharan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan normal melalui jalan tersebut.

"Baik pihak Balai Jalan Nasional Aceh melalui PPK 7, maupun perwakilan Manager Proyek PLTA Peusangan I dan II telah sepakat untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak, " ujar Nasaruddin.

Menurutnya penanganan ruas jalan tersebut diperlukan segera karena besarnya intensitas masyarakat yang melalui jalan ini, baik warga lokal maupun masyarakat yang hendak ke pesisir barat Aceh atau sebaliknya.

"Status ruas ini merupakan jalan nasional, karena itu menjadi kewenangan dan tanggung jawab pemerintah pusat untuk membiayai pemeliharaan ataupun peningkatannya. Penanganan ruas jalan nasional dan provinsi terutama pada saat terjadinya kerusakan akibat bencana alam seperti longsor, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berada dalam posisi yang sulit, satu sisi ingin segera melakukan perbaikan karena kebutuhan masyarakat disisi lain bisa disalahkan oleh Badan Pengawas Keuangan karena menangani pekerjaan diluar kewenangan pemerintah daerah," jelasnya.

Nasaruddin juga menyinggung selama ini Instansi Pusat yang menangani jalan Nasional khusus di Kabupaten Aceh Tengah relatif kurang kordinasi dengan Pemda Aceh Tengah, sehingga ruas jalan yang sangat mendesak penanganannya kurang mendapat perhatian, sementara ruas jalan yang relatif masih baik terus mendapat perhatian.

Mendesaknya perbaikan dan peningkatan beberapa ruas jalan Nasional yang berada di wilayah tengah Aceh menurut Nasaruddin perlu mendapat perhatian dan dukungan anggota DPR RI yang mewakili rakyat wilayah tengah Aceh melalui komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk segera mendapat penanganan.

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help