SerambiIndonesia/

Terungkap, Psikopat Banyak Ditemukan Tertarik Bisnis dan Ekonomi

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Personality and Individual Differences ini menemukan bahwa

Terungkap, Psikopat Banyak Ditemukan Tertarik Bisnis dan Ekonomi
Shutterstock
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah studi terbaru dari Aarhus University di Denmark memelajari subyek atau jurusan kuliah yang paling digemari orang-orang yang memiliki kecenderungan psikopat.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Personality and Individual Differences ini menemukan bahwa orang dengan potensi psikopat lebih tertarik mendalami ilmu bisnis dan ekonomi.

Penelitian juga merilis jenis kepribadian yang dimiliki oleh psikopat atau disebut dengan istilah Dark Triad.

Jenis kepribadian itu adalah narsistik, manipulatif, dan psikopat. Studi menghubungkan bahwa tiga kepribadian itu lekat dengan obsesi terhadap kekuasaan, status, dan dominasi di lingkungan kerja.

Kesimpulan ini diperoleh oleh peneliti berdasarkan sampel dari 500 mahasiswa asal Denmark.

Kepribadian seluruh responden diuji lewat lima penilaian, yakni ekstrversi, keterbukaan, kesesuaian, hati nurani, dan neurotisme. Kemudian, para peneliti melakukan eksperimen untuk menentukan potensi memiliki sifat psikopat.

Para responden mahasiswa tercatat tengah mendalami ilmu psikologi, bisnis dan ekonomi, sain politik, dan hukum.

Ternyata, peneliti menyimpulkan bahwa mahasiswa yang mengambil jurusan kuliah bisnis dan ekonomi ditemukan paling banyak memiliki kepribadian yang mengarah pada psikopat.

Peneliti menguraikan bahwa kebanyakan mahasiswa jurusan hukum dan politik lebih sedikit yang memiliki kecenderungan narsistik, psikopat, dan otoriter lebih rendah ketimbang mahasiswa bisnis.

Mahasiswa bisnis memiliki tipe kepribadian tersebut di atas lebih tinggi daripada mahasiswa psikolog.

Lalu, apakah ini berarti mereka yang memilih mendalami ilmu psikologi lebih bersahabat, empati, dan bijaksana? Tidak juga.

Sebab, pemilihan jurusan pendidikan mahasiswa tidak bisa dimungkiri banyak dipengaruhi oleh dorongan keluarga dan latarbelakang sosial ekonomi.

Namun, peneliti menyimpulkan bahwa presentasi kepribadian seorang individu juga memberikan pengaruh besar pada seseorang dalam memilih jurusan kuliah.

“Pemilihan jurusan akademis dan karier merupakan keputusan yang kompleks dan melibatkan banyak faktor, tetapi studi memperlihatkan bahwa tipe kepribadian juga berperan besar dalam proses penentuan,” jelas kesimpulan studi.

Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help