SerambiIndonesia/

Polda Kerahkan 1.545 Personel Kawal KTNA

Sebanyak 1.545 personel jajaran Polda Aceh dikerahkan untuk mengawal Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan

Polda Kerahkan 1.545 Personel Kawal KTNA
SERAMBINEWS.COM/MAWADDATUL HUSNA
Presiden Jokowi dikerumuni peserta Penas KTNA di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (6/5/2017). 

BANDA ACEH - Sebanyak 1.545 personel jajaran Polda Aceh dikerahkan untuk mengawal Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV yang akan berlangsung sejak hari ini, Sabtu (6/5) hingga Kamis (11/5). Semua personel itu ditugaskan untuk mengawal hingga tuntas pelaksanaan kegiatan yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo itu.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan kepada Serambi, Jumat (5/5), menyebutkan 1.545 personel tersebut merupakan jumlah pasukan gabungan dari beberapa bagian di Polda Aceh dan enam polres yang terlibat dengan rangkaian acara tersebut. “Semua personel ini sudah diintruksikan untuk tugas mereka masing-masing, ada yang di lokasi ada juga yang di luar lokasi acara,” katanya.

Adapun rincian 1.545 persoel itu terdiri atas 600 personel Polresta Banda Aceh, 100 Polres Aceh Besar, 100 Polres Sabang, 60 Polres Pidie, 30 Polres Bener Meriah, dan 40 personel Polres Aceh Tengah. Sedangkan dari Polda Aceh, 40 personel dari Intelkam, 20 Dit Reskrimum, 200 Sabara, 20 Pam Obvit, 60 Dit Lantas, 10 Binmas, 70 Pol Air, 20 Propam, 15 Dokkes, 5 personel TI, 5 Humas, dan 150 Personel Sat Brimob.

“Kenapa ada melibatkan beberapa polres, karena nanti ada rangkaian acara KTNA yang akan mengunjungi kabupaten tersebut. Kalau yang mengawal ketat di Banda Aceh, pihak Polresta Banda Aceh, Polda Aceh, dan sebagian juga Aceh Besar,” kata Goenawan.

Goenawan menjelaskan, untuk pelaksanaan Penas KTNA ini diprediksikan oleh intelijen tidak ada gangguan signifikan yang dapat mengganggu jalannya acara. Begutu pun, katanya, Polda Aceh tetap memprediksi hal-hal terburuk, misal ancaman teroris, kelompok bersenjata. “Itu tetap kita deteksi karena ini acara nasional dan dihadiri oleh presiden. Selain itu kejahatan-kejahatan konvensional, seperti curanmor, jambret, dan lain-lain itu tetap kita waspadai,” sebutnya.

Kepada semua pengunjung Penas KTNA, Goenawan mengimbau agar tetap berhati-hati dan saling menjaga keamanan. Bagi yang membawa kendaraan, diharapkan untuk menambah kunci ganda. Sementara bagi yang membawa keluarga agar benar-benar menjaganya, terutama yang membawa anak-anak. “Kita berharap kegiatan Penas KTNA ini berjalan lancar,” demikian Kombes Goenawan, Kabid Humas Polda Aceh.

Secara terpisah, Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali kepada Serambi mengatakan, MPU meminta pihak panitia Penas KTNA untuk memperhatikan jadwal shalat selama berlangsungnya acara. Jika waktu shalat sudah tiba, maka diminta semua kegiatan di arena Penas KTNA, baik di panggung, stan, atau di mana saja dalam arena acara untuk dihentikan sementara.

“Panitia juga harus memperhatikan ketersediaan musalla, tempat wudhu, imam. Juga kita imbau untuk mengingatkan pengunjung saat tiba waktu shalat. Satpol PP dan WH juga harus aktif untuk memastikan tidak terjadinya kegiatan-kegiatan yang berbau maksiat,” pungkas Tgk H Faisal Ali. (dan)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help