SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Jajal PSPS, Persiraja Bidik 1 Poin

Persiraja menargetkan bisa merengkuh satu poin dalam lawatannya ke markas PSPS Riau dalam lanjutan Liga 2

Jajal PSPS, Persiraja Bidik 1 Poin
PEMAIN Persiraja menggotong gawang saat menjalani latihan terakhir di Stadion Mini USU Medan,Rabu (10/5). 

* Boyong 16 Pemain ke Pekanbaru

MEDAN - Persiraja menargetkan bisa merengkuh satu poin dalam lawatannya ke markas PSPS Riau dalam lanjutan Liga 2 Grup I di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Sabtu (13/5) besok. Dengan bermodalkan 16 pemain, rombongan tim Lantak Laju telah mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II pada Kamis (11/5) pagi, usai bertolak dari Medan.

Pelatih Persiraja, Anwar mengatakan, menantang ‘Askar Bertuah’ di kandangnya, Laskar Rencong memang dalam kondisi tidak ideal. Soalnya, bonden Kutaraja itu kini sedang dilanda krisis pemain menyusul badai cedera yang menyergap Persiraja. Bahkan, imbas dari situasi pelik itu memaksa manajemen tim hanya bisa memboyong 16 pemain ke markas PSPS Riau. Artinya, selain penjaga gawang, Persiraja hanya menyisakan empat pemain pengganti.

Ini jelas riskan mengingat PSPS yang kini menghuni peringkat dua menjelma menjadi tim yang menakutkan di Grup I. Terlebih ‘Askar Bertuah’ sedang termotivasi menggusur PSMS dari puncak klasemen. Tambahan tiga poin dari Laskar Rencong tentu menjadi modal penting bagi anak asuh Philep Hansen Maramis untuk menjadi penguasa klasemen.

Hanya saja, keterbatasan jumlah pemain ini tidak lantas membuat Lantak Laju kehilangan asa mencuri poin. Malah, Anwar dengan pede menargetkan bisa membawa pulang angka dari Pekanbaru. Syaratnya, semua skenario permainan yang sudah dirancang tim pelatih dapat dijalankan dengan baik di lapangan oleh para pemain. “Kita tetap target poin. Kalau bermain untuk kalah, ngapain kita datang ke Pekanbaru,” tegas Anwar.

Meski begitu, Anwar mengakui akan kualitas calon lawannya itu. Selain diisi skuad yang mumpuni, tim yang bermarkas di Stadion Utama Riau itu memiliki masa persiapan yang lebih panjang. “Mereka sejak Januari sudah melakukan persiapan. Tentu itu menjadi perhatian kami,” kata pelatih berlisensi A nasional itu.

Sementara itu, stok pemain yang minimalis ini membuat kuartet pelatih Anwar-Akhyar-Wahyu AW-Sisgiardi harus berpikir keras mencari taktik yang tepat untuk meredam keganasan tuan rumah. Sebenarnya, kata Anwar, secara teknis timnya cukup mampu bersaing dengan seluruh peserta Grup I. Cuma, pengganti Fadhil Ibrahim, Farizal Dillah, Agus Suhendra, dan Mukhlis Nakata terpaksa menepi karena cedera, belum memiliki mental bertanding yang kuat.

Sektor mental inilah yang terus digenjot Anwar cs selama melakukan persiapan di Medan. Dan menurut dia, Khairunnas, Iwan Sadri, Munandar, dan Agus Rizkiawan, sudah menunjukkan perkembangan signifikan. “Mereka harus berani, harus percaya diri. Saya lihat sudah mulai tumbuh,” tandas Anwar.

Kedatangan Persiraja ke Pekanbaru, Riau mendapat sambutan hangat dari Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Riau. Dukungan ini semakin memacu semangat Laskar Rencong untuk tampil baik menghadapi PSPS Riau.

Sambutan hangat sudah terasa ketika rombongan tim tiba Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Kamis (11/5) pagi. Selanjutnya para perantau Aceh yang sudah lama menetap di Riau ini turut mengantar rombongan Persiraja ke hotel.

Humas Permasa, Afrizal mengatakan, sambutan yang mereka berikan sebagai bukti kalau persaudaraan tetap terjalin meski sudah tidak tinggal sekota. Sebagai perantau, mereka juga sangat ingin menyaksikan Persiraja meraih kejayaan di Riau. “Siapapun yang datang dari Aceh ke Pekanbaru, pasti kami dukung. Persaudaraan orang Aceh harus tetap dijaga,” kata pebisnis asal Sigli ini.

Di Riau, kata dia, ada sekira 12 ribu perantau Aceh. Sejak awal Permasa sudah memublikasikan jadwal pertandingan Persiraja ke berbagai jaringan komunikasi, dengan harapan warga Aceh di Riau bisa datang ke stadion.

“Kita harapkan sebanyak-banyaknya,” kata Rizal seraya mengatakan seorang pejabat di Riau asal Aceh sudah memastikan diri hadir di stadion.

Pelatih Persiraja, Anwar mengingatkan kepada anak asuhnya harus bisa menjadikan sambutan ini sebagai cambuk penyemangat. Harus disadari tidak sedikit masyarakat yang merindukan Persiraja meraih prestasi tertinggi sepak bola nasional.

Anwar sendiri meniadakan agenda latihan pada Kamis (11/5) kemarin, dengan harapan fisik pemainnya terjaga usai melakoni perjalanan jauh. Persiraja baru akan latihan ringan pada Jumat (12/5) pagi ini, sebelum melakoni perang sesungguhnya pada Sabtu (13/5) besok.(mad)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help