SerambiIndonesia/

Jika tak Memenuhi Unsur Syariah akan Dievaluasi

KABID Tata Bangunan Dinas Perumahan dan Pemukiman Aceh, Mizwan yang dikonfirmasi Serambi, Minggu (14/5) malam

Jika tak Memenuhi Unsur Syariah akan Dievaluasi
FACEBOOK
Perbandingan toilet Masjid Raya dengan Masjid Nabawi 

KABID Tata Bangunan Dinas Perumahan dan Pemukiman Aceh, Mizwan yang dikonfirmasi Serambi, Minggu (14/5) malam mengatakan, toilet di basement (ruang bawah tanah) Masjid Raya Baiturrahman dibangun sesuai dengan gambar (desain). “Namun begitu, jika memang banyak protes dari masyarakat yang menilai tempat buang air kecil itu belum memenuhi unsur syariah, kita akan evaluasi kembali,” kata Mizwan. Ia menyatakan pihak PT Waskita Karya, selaku kontraktor sudah bekerja sesuai gambar yang dibuat perusahaan perencana.

Menurutnya, tempat buang air kecil yang dibangun itu dianggap sudah familiar dengan masyarakat Indonesia, termasuk Aceh. Namun demikian, Mizwan kembali menegaskan, jika memang dianggap belum sesuai syariah Islam, maka model itu bisa diubah kembali, setelah dilakukan kajian.

“Kita akan terus berusaha untuk membuat yang terbaik, agar orang yang akan beribadah di Masjid Raya Baiturrahman merasa nyaman dan puas atas fasilitas yang tersedia di masjid,” tukas Mizwan.

Sejauh ini belum diperoleh keterangan mengenai jumlah toilet yang dibangun di basement Masjid Raya Baiturrahman. Juga belum diperoleh informasi apakah disedikan alternatif kloset duduk dan kloset jongkok di areal tersebut.

Saat Serambi menyambangi, Minggu (14/5) sore, pintu masuk ke area toilet yang berada di sebelah Selatan Masjid Raya Baiturrahman sudah ditutup untuk umum. Beberapa pamplet bertulis “Masjid sedang dalam renovasi, mohon maaf atas ketidaknyamanan” terpasang di pintu masuk ke areal toilet bawah tanah tersebut.(nal/her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help