SerambiIndonesia/

Aceh Optimis Loloskan Pecatur ke PON Papua

Aldin Nl mengatakan, Aceh pernah mengukir sejarah di cabang catur saat lolos PON Riau tahun 2012 lalu.

Aceh Optimis Loloskan Pecatur ke PON Papua
SERAMBINEWS.COM/Jalimin
Wakil Ketua KONI Aceh, T Rayuan Sukma menyerahkan pataka catur kepada Ketua Pengprov Percasi Aceh, Aldin Nl. 

Laporan Jalimin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Aceh optimis meloloskan pecatur ke Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua  2020 mendatang. "Pengprov Percasi Aceh bertekad meloloskan pecatur ke PON di Papua serta mampu mengukir prestasi di ajang olahraga nasional empat tahunan tersebut," ujar Ketua Pengprov Percasi Aceh, Aldin Nl saat pelantikan kepengurusan Pengprov Percasi Aceh periode 2016-2020 di Aula PWI Aceh, Banda Aceh, Rabu (17/5/2017).

Aldin Nl mengatakan, Aceh pernah mengukir sejarah di cabang catur saat lolos PON Riau tahun 2012 lalu. Pecatur Aceh yang lolos saat itu adalah Master Nasional (MN) Zulkhairi yang bertarung pada kategori perseorangan. Dalam babak awal PON di Riau, MN Zulkhairi sempat berada di papas atas. Namun, hingga babak akhir, MN Zulkhairi gagal mempersembahkan medali karena hanya berada peringkat enam besar.

Prosesi pelantikan pengurus Pengprov Percasi Aceh 2016-2020 di di Aula PWI Aceh dilakukan Wakil Ketua KONI Aceh, T Rayuan Sukma atas nama Ketua PB Percasi, GM Drs Utut Adianto.

Aldin Nl mengakui, bukan pekerjaan mudah meloloskan pecatur Aceh ke PON Papua. Butuh kerja keras melahirkan pecatur-pecatur andal yang akan mengharumkan Aceh di kancah nasional, maupun internasional.

"Karena itu, kami mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Aceh agar Pengprov Percasi mampu melahirkan pecatur-pecatur tangguh," kata Aldin Nl yang juga Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh.

Aldin Nl mengatakan, Pengprov Percasi Aceh akan sering-sering menggelar kejuaraan, penjaringan bibit-bibit pecatur, dan pelatihan. Ia berkomitmen untuk melahirkan dan meningkatkan kapasitas pecatur Aceh.

"Catur ini olahraga murah meriah dan banyak diminati masyarakat Aceh. Kini giliran kita yang mengalihkan minat tersebut dari hanya sekedar hobi menjadi pecatur profesional," ujar Aldin Nl.(***)

Penulis: Jalimin
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help