SerambiIndonesia/
Home »

Bisnis

» Mikro

Bulog Gelar Operasi Pasar di Banda Aceh

Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Aceh menjual murah atau biasa disebut operasi pasar delapan kebutuhan

Bulog Gelar Operasi Pasar di Banda Aceh
Kepala Perum Bulog Divre Aceh, Fatah Yasin bersama Kadisperindag Aceh, Asmauddin memperlihatkan sejumlah bahan pokok yang tersedia pada gerakan stabilisasi pangan yang baru saja diresmikan, di Kantor Bulog Divre Aceh, Rabu (17/5/2017). SERAMBI/MAWADDATUL HUSNA 

* Sebelum dan Selama Ramadhan

BANDA ACEH - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Aceh menjual murah atau biasa disebut operasi pasar delapan kebutuhan pokok di Banda Aceh, yakni di Kantor Bulog Aceh, Jalan Teuku HM Daud Beureueh, Pasar Ulee Kareng, dan Kantor Kecamatan Meuraxa. Kegiatan diberi nama gerakan stabilitas pangan ini sebelum dan selama Ramadhan 1438 Hijriah.

Gerakan ini diresmikan Kepala Perum Bulog Divre Aceh, Fatah Yasin di Kantor Bulog Aceh, Banda Aceh, Rabu (17/5). Fatah kepada wartawan disela-sela acara ini mengatakan gerakan itu untuk menstabilkan harga barang agar tidak melonjak menjelang meugang Ramadhan tahun ini.

Ia menyebutkan beras tersedia untuk kebutuhan ini 50 ribu ton dan gula 4.500 ton. Sementara untuk komoditas lain, pihaknya bekerja sama dengan distributor.

“Prinsipnya kita menjual harga bahan pokok ini di bawah harga pasar dan berlangsung sepanjang masyarakat membutuhkannya sebelum dan selama Ramadhan. Nanti setelah Ramadhan kita evaluasi lagi,” kata Fatah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Asmauddin dalam sambutannya saat meresmikan gerakan stabilitas pangan ini mengatakan menghadapi hari-hari besar seperti menyambut bulan Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, pemerintah mengambil kesepakatan dengan para produsen pangan untuk menstabilkan harga.

“Operasi pasar yang dilakukan seperti ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat dalam menyambut Ramadhan terpenuhi dan stoknya tersedia,” kata Asmauddin. Ia meminta agar tidak ada yang menimbun barang, sehingga mengakibatkan naiknya harga di pasaran, apabila hal tersebut terjadi, maka akan segera ditindaklanjuti. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help