SerambiIndonesia/

Puluhan Ribu Pengungsi Venezuela Masuk ke Brasil

Terkait dengan masalah itu, Brasil pun merancang rencana menghadapi kemungkinan gelombang pengungsi jika krisis di Venezuela memburuk.

Puluhan Ribu Pengungsi Venezuela Masuk ke Brasil
AP Photo
Pasukan keamanan menembakkan gas air mata ke arah demonstran anti-pemerintah di Caracas, Venezuela, Rabu (19/4/2017). Awalnya unjuk rasa damai, lalu rusuh sehingga tiga orang tewas hari itu. 

SERAMBINEWS.COM, BRASILIA -  Pemerintah Brasil merasa khawatir atas peningkatan jumlah pengungsi yang terus mengalir ke perbatasannya dari Venezuela.

Terkait dengan masalah itu, Brasil pun merancang rencana menghadapi kemungkinan gelombang pengungsi jika krisis di Venezuela memburuk.

Menteri Pertahanan Brasil, Raul Jungmann, mengungkapkan hal itu pada Rabu (17/5/2017) waktu setempat atau Kamis (18/5/2017) WIB.

"Kami jelas khawatir dan yang paling dikhawatirkan adalah kondisi kemanusiaan," kata Jungmann kepada para wartawan, seperti dilaporkan Reuters.

"Kita harus memiliki satu rencana darurat yang siap untuk dilaksanakan jika keadaan semakin genting," ujar Jungmann.

Menurut otoritas Brasil, setiap hari lebih dari 6.000 warga Venezuela menyeberangi perbatasan untuk membeli berbagai kebutuhan dasar, terutama makanan dan obat-obatan.

Sebagian besar dari mereka kembali ke negaranya. Namun, yang menjadi kerisauan pemerintah Brasil ialah sebagian kecil menetap dan mencari pekerjaan di wilayah Brasil.

Masyarakat Brasil pada April lalu dikejutkan oleh kehadiran para perempuan dan anak-anak dari Venezuela yang mengemis di jalanan Manaus, kota terbesar di wilayah Amazon, Brasil.

Pemerintah di Boa Vista, ibu kota negara bagian Roraima mengatakan, sudah 30.000 pengungsi Venezuela datang sejak krisis politik dan ekonomi di negara tetangga itu meletus tahun lalu.

Kepolisian federal Brasil mengatakan, jumlah pengungsi yang berada di Boa Vista telah mencapai lebih dari 15.000 orang.

Senator lokal Roraima, Telmario Mota, mengatakan, warga Venezuela yang mencari pekerjaan dieksploitasi di Boa Vista.

Sedangkan perempuan-perempuan muda Venezuela dipaksa masuk ke dunia pelacuran di kota itu.

Satu rombongan Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi yang berkunjung ke Boa Vista, Rabu (17/5/2017), menemukan ada 6.000 warga Venezuela yang tinggal di tempat-tempat penampungan dan 5.000 lainnya dalam daftar tunggu. (*)

Editor: Yusmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help