SerambiIndonesia/

Ternyata Kaum Yahudi di Iran Juga Mengecam Perilaku Israel

Ada lebih dari 20 Sinagoga di Teheran saja. Secara umum kehidupan warga Yahudi di Iran lebih baik ketimbang yang di Eropa.

Ternyata Kaum Yahudi di Iran Juga Mengecam Perilaku Israel
Deutsche Welle
Warga Yahudi di Iran saat beribadah di sebuah Sinagoga di Teheran 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Meski memusuhi Israel, Iran juga menampung komunitas Yahudi terbesar kedua di Timur Tengah.

Buat Siamak Morsadegh, satu-satunya anggota parlemen Iran berdarah Yahudi, hal tersebut lumrah.

Selama bertahun Iran merawat kebijakan anti-Israel yang kian memanaskan situasi. Padahal negeri para Mullah itu memiliki komunitas Yahudi terbesar kedua di Timur Tengah.

Bagaimana warga Yahudi hidup di bawah kekuasaan Islam? Bersama Siamak Morsadegh, Deutsche Welle (DW)  berbincang perihal kehidupan warga Yahudi di Iran.

Morsadegh adalah satu-satunya anggota parlemen yang beragama Yahudi.

Selain aktif sebagai dokter di Sapir Hospital and Charity Centre yang dikelola yayasan Yahudi di Teheran, ia juga menjabat Direktur Komite Yahudi Teheran.

Ketika 40 warga Yahudi Iran mengungsi ke Israel tahun 2007, Morsadegh-lah yang mengklaim bahwa kaum Yahudi di Iran tidak terancam oleh kebijakan bekas Presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Siamak Morsadegh: Jauh lebih baik ketimbang anggapan orang. Di sini Yahudi adalah minoritas yang diakui. Jadi kami bisa menjalankan ibadah sesuka hati.

Ada lebih dari 20 Sinagoga di Teheran saja. Secara umum kehidupan warga Yahudi di Iran lebih baik ketimbang yang di Eropa.

Dalam sejarah negara kami tidak ada satu hari pun, dimana warga Iran memiliki satu agama, satu ras atau satu bahasa. Sebab itu ada banyak toleransi.

Halaman
1234
Editor: Yusmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help