SerambiIndonesia/

Gaji Aparatur Gampong Bisa Cair Pakai Perchik

Gaji sebagian besar aparatur gampong di Banda Aceh yang tertahan sejak Januari 2017, ternyata bisa dicairkan

Gaji Aparatur Gampong Bisa Cair Pakai Perchik

BANDA ACEH - Gaji sebagian besar aparatur gampong di Banda Aceh yang tertahan sejak Januari 2017, ternyata bisa dicairkan dengan memakai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Dana Gampong tahun 2016. Syaratnya, pemerintah gampong harus mengeluarkan dan melampirkan Peraturan Keuchik (Perchik) tentang penarikan SiLPA dan Penghasilan Asli Gampong (PAG) tersebut.

Hal itu disampaikan Zulfahri, staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Banda Aceh, Kamis (18/5) dalam pertemuan dengan Komisi A dan beberapa keuchik di Ruang Paripurna DPRK Banda Aceh. Dalam pertemuan itu, Zulfahri yang mendampingi Kepala DPMG Banda Aceh, Zulkifli menyebutkan, cara itu berpayung hukum yaitu Pasal 26 ayat 1 Permendagri 113 Tahun 2014.

“Sebenarnya ada solusinya agar gaji aparatur gampong bisa dicairkan dulu, yaitu dengan membuat Perchik,” kata Zulfahri. Namun lanjut dia, gampong itu harus terlebih dulu menyelesaikan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (RAPBG) dan melampirkan Perchik, agar pencairan gaji aparatur gampong bisa dilakukan di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Banda Aceh.

Anggota Komisi A DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST mengapresiasi solusi dari DPMG Banda Aceh terkait masih tertahannya gaji aparatur gampong. Menurutnya, hal itu sangat solutif mengingat para keuchik harus memenuhi kebutuhan keluarga menjelang ramadhan. “Ini solusi yang bagus walaupun untuk sementara dalam kondisi mendesak, ke depan APBG tetap harus disiapkan,” kata dia.

Irwansyah mengatakan, solusi itu diperuntukkan bagi gampong yang masih banyak kendala terkait APBG. Sedangkan bagi gampong yang APBG-nya hampir rampung, agar segera menyelesaikannya dengan bantuan pendamping desa. “Tenaga pendamping sudah komit untuk bekerja keras membantu para aparatur gampong,” jelasnya.

Dia juga meminta DPMG Banda Aceh untuk segera mengundang para keuchik dan camat di Banda Aceh, untuk menyosialisasikan secara khusus soal Perchik tersebut.

Adapun pertemuan di DPRK dipimpin Ketua Komisi A, M Ali, dan dihadiri Wakil Ketua Ismawardi, Sekretaris Iskandar Mahmud, serta Irwansyah dan Januar. Hadir pula pimpinan DPMG Banda Aceh, Camat Kuta Alam, dan sejumlah keuchik.

Sementara itu Camat Kuta Alam, Faisal SSTP menambahkan, sudah dua gampong di kecamatannya yang menggunakan Perchik untuk mencairkan gaji aparatur gampong melalui SiLPA, yaitu Lambaro Skep dan Kuta Alam. “Gaji aparatur kedua gampong saat ini sudah cair. Prosesnya sangat mudah, bisa selesai dalam dua hari,” jelasnya. (fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help