SerambiIndonesia/

Droe Keu Droe

Pemutihan PKB/BBNKB tak Seindah Pergub Aceh

PERGUB No. 23 dan 24 Tahun 2017 tentang Pajak Kendraan Bermotor (PKB) digratiskan atau dengan nama lain

Pemutihan PKB/BBNKB tak Seindah Pergub Aceh
TIM Samsat Provinsi Aceh mewawancarai seorang ibu wajib pajak yang sedang membayar pajak kenderaannya di Kantor Samsat Kota Lhokseumawe, 

PERGUB No. 23 dan 24 Tahun 2017 tentang Pajak Kendraan Bermotor (PKB) digratiskan atau dengan nama lain pemutihan, namun kenyataan di lapangan berbeda jauh dari harapan Gubernur Aceh. Kami masyarakat miskin mengharapkan kepada Bapak Gubernur Aceh untuk memeriksa/meninjau Samsat-samsat, sebab faktanya tak sesuai atau tak seindah Pergub yang Bapak keluarkan.

1. Pemutihan itu yaitu menghapuskan semua denda, hanya bayar satu tahun berjalan (2017) berbeda dengan komentar Kasatlantas Polres Pidie yang dimuat harian ini bahwa pemutihan hanya setahun dan lainnya tetap bayar.

2. Denda 25% dari pokok tunggakan bagi yang tidak melakukan sensus kendaraan. Saya lihat memang tidak ada petugas sensus yang masuk ke desa-desa atau ke rumah-rumah warga melakukan sensus, yang ada mereka tunggu di samsat saat masyarakat bayar pajak pada 2016.

3. Terus apa betul pihak Jasa Raharja tetap memberlakukan iurannya setiap tahun atau memang belum ada kesepakatan dengan Pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh untuk membebaskan biaya asuransi Jasa Raharja tahun-tahun sebelumnya, karena biaya asuransi tahun lalu tetap dikutip.

Demikian, kami mengharapkan kiranya pemutihan sebagaimana diumumkan dalam iklan-iklan di media massa berjalan sesuai pergub dan jangan merugikan masyarakat. Terima kasih.

Seorang warga pemilik kendaraan bermotor.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help