SerambiIndonesia/

Terduga Pembunuh Lari dari Abdya

Seorang pria yang diduga ada kaitannya dengan terbunuhnya dua anak dan ibu mertua Mulyadi (46), Kepala

Terduga Pembunuh Lari dari Abdya
SEJUMLAH kerabat duduk bersama Kabid Pengairan PU dan Tata Ruang Abdya, Mulyadi, seusai tahlilan di rumahnya, kawasan Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kamis (18/5). 

Warga dan polisi di Polsek Kuala Batee pun langsung menghubungkan peristiwa mengenaskan itu dengan sosok Edy. Polisi pun bergerak cepat ke rumahnya, tapi ternyata dia sudah ngacir. Tinggallah kakaknya yang sebelumnya memberi jaminan terhadap Edy agar tak lari.

Polisi dan kakaknya mencoba menghubungi nomor hp Edy. Namun, tak lagi aktif. Dicari berjam-jam dan ditunggu kepulangannya ke rumah, tapi Edy tak jua pulang. Polisi akhirnya menetapkan Edy sebagai buronan.

Sumber lain menyebutkan, dalam identifikasi pihak kepolisian setempat, ditemukan tas yang diduga milik Wirnalis di tangan Arul (12), cucunya yang juga terbunuh. Tapi tas tersebut dalam keadaan kosong.

Selain itu, pelaku diduga berniat melarikan sepeda motor jenis Supra X 125 milik Arul. Hal itu terlihat dari bekas ban bercampur darah yang menempel di lantai keramik rumah Wirnalis.

“Ada beberapa bekas yang mengindikasikan, pelaku hendak mengeluarkan kereta yang berada di samping Wirnalis,” ujar sumber Serambi.

Selain itu, kata sumber tadi, pelaku diduga membawa kabur kunci rumah bagian samping, karena di tempat kejadian tak lagi ditemukan kunci rumah. Jika benar Edy sebagai pelaku, besar kemungkinan dua kunci rumah yang terdapat di kantongnya adalah kunci rumah Wirnalis.

“Berat dugaan, pelaku lari dari samping rumah tersebut, karena kalau lari lewat atas tidak mungkin, mengingat tak ada bekas seng yang rusak,” kata sumber tadi.

Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc yang dikonfirmasi Serambi kemarin, enggan berkomentar tentang pemuda Edy yang sempat ditahan, kemudian dilepaskan oleh Polsek Kuala Batee itu.

“Masih kita dalami, kita akan dalami hasil olah TKP dan alat-alat bukti, baru bisa kita sampaikan siapa tersangkanya dan apa motifnya. Kalau sekarang ya belum bisa,” kata AKBP Andy Hermawan.

Kapolres menambahkan bahwa untuk tahap awal pihaknya telah memeriksa lima saksi, masing-masing Hs (26) warga Desa Drien Berumbang, Kecamatan Kuala Batee, Rl (31) warga Desa Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, Is (31) warga Desa Krueng Katee, My (49) warga Geulompang Payong, Kecamatan Blangpidie, dan HA selaku warga Padang Hilir, Kecamatan Susoh, Abdya.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help