SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Persiraja vs Persih, Pelampiasan

Tuan rumah Persiraja kembali tampil di depan publik ketika menjamu Persih Tembilahan dalam lanjutan Liga 2

Persiraja vs Persih, Pelampiasan
PEMAIN Persiraja berlatih di Stadion H Dimurthala, Lampineung, pagi kemarin. Latihan tersebut sebagai persiapan Lantak Laju menghadapi Persih Tembilahan dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia, malam nanti. 

BANDA ACEH - Tuan rumah Persiraja kembali tampil di depan publik ketika menjamu Persih Tembilahan dalam lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2017-2018 di Stadion H Dimurthala, Lampineung, nanti malam.

Bagi Lantak Laju, ini merupakan pertandingan kandang kedua dalam pekan kelima Liga 2. Ya, sebelumnya, Muhammad Fani Aulia cs baru saja melakoni tour maut. Mereka selama tiga pekan berturut-turut, Rafsanjani dkk harus away ke kandang PSBL Langsa, PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru.

Jujur saja, dari tiga partai tandang, Lutfhi Fauzi Hamdan hanya mengantongi satu angka ketika menahan tuan rumah PSBL Langsa di Stadion Kota Langsa. Dalam derby Aceh yang berakhir 1-1, Lantak Laju kehilangan enam pemain inti. Empat punggawa cedera, Hidayat dikartu merah, dan Ferry Komul kena skorsing dari Komdis PSSI.

Selepas derby Tanah Rencong di pekan kedua, kekuatan dari skuad Kutaraja ini timpang. Akibatnya sudah bisa ditebak, tanpa pilar inti membuat Persiraja dihajar PSMS Medan, 0-3. Beruntung, saat tandang ke Stadion Rumbai, Pekanbaru, para debutan Lantak Laju mampu menampilkan permainan terbaiknya.

Sialnya, satu hukuman penalti dari aksi diving bintang PSPS di menit 77, Firman Septian terpaksa membuyarkan mimpi Khairunnas dkk. Striker asal Papua, Ananias Fringkew sukses mengekseskusi penalti. Gol tendangan 12 pas tersebut sudah cukup untuk Askar Bertuah.

Dua kekalahan beruntun di laga tandang menjadi modal bagi Vivi Asrizal dkk saat menjamu Harimau Rawa--julukan Persih--. Namun, anak-anak Kutaraja lebih memilih untuk berkonsentrasi menantang Persih. “Insya Allah, saya sudah siap main. Kondisi saya sudah pulih. Kini saatnya saya dan kawan-kawan berjuang untuk menang,” ungkap tukang gedor Persiraja, Farizal Dillah.

Tekad untuk tampil selepas didera cedera juga dilontrakan Agus Suhendra dan Fadhil Ibrahim. “Sudah mulai mendingan bang. Saya siap berlaga malam besok melawan Persih. Mudah-mudahan, tim di tarung nanti bisa dapat poin,” tegas pemain asal Aceh Selatan.

Optimisme menatap laga kandang nanti malam juga diungkap winger asal Pidie, Muhammad Fani Aulia. Mantan bintang PORA Pidie saat merebu medali emas di Aceh Timur Tahun 2014 mengaku, ia bersama rekan-rekannya siap tampil di depan publik. Hal senada diungkap center-bek, Rafsanjani. “Kami akan bermain all-out,” tegas kedua pemain Lantak Laju itu.

Seperti diketahui, Persiraja terakhir bertemu Harimau Rawa pada musim 2010-2011 di divisi utama. Kala itu, Lantak Laju berhasil menang 2-0. Kini setelah tak bertemu tujuh musim kompetisi, tim tuan rumah kembali harus menjamu Persih. Tentu saja, Hidayat dkk akan bekerja keras untuk mengulang memori 2010 lalu.

Meski sudah menelan tiga kali kekalahan, namun kekuatan Harimau Rawa jangan dianggap enteng. Ingat! Besutan Raja Faisal memiliki sejumlah punggawa yang sudah akrab berwara-wiri dalam Liga Super Indonesia (ISL). Adalah Jamal Mubaraq, Daniel Junaidi, Firman Usman, Ponda Dwi Saputra, serta striker sarat pengalaman, Redo Rinaldi.

Sebagai tuan rumah, Fadhil Ibrahim dkk harus bekerja keras agar dapat mengamankan poin penuh. Untuk itulah, anak-anak Persiraja sangat membutuhkan ‘pemain ke-12’ nanti malam. Bukan hanya itu, dukungan dari SKULL dan Laskar Rencong Mania tentu saja menjadi motivasi tinggi bagi besutan Anwar, Akhyar Ilyas, Wahyu AW plus Sisgiradi. Kini, saatnya mempersembahkan kemenangan bagi publik Lampineung.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help