SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Nurul Dipanggil ke Pelatnas

Atlet angkat besi (lifter) putri asal Aceh, Nurul Akmal dipanggil untuk masuk trainig center (TC) pemusatan latihan

Nurul Dipanggil ke Pelatnas
Lifter angkat besi putri Aceh Nurul Akmal 

* Pengurus KONI Sambut Lifter Aceh di Bandara SIM

BANDA ACEH - Atlet angkat besi (lifter) putri asal Aceh, Nurul Akmal dipanggil untuk masuk trainig center (TC) pemusatan latihan nasional (Pelatnas) guna persiapan ke SEA Games 2017 maupun Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Pemanggilan ini setelah ia berhasil merebut medali perak di Islamic Solidarity Games (ISG) Tahun 2017 di Baku, Azerbaijan.

Informasi ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Aceh, T Rayuan Sukma kepada Serambi saat menjemput Nurul Akmal dan peraih emas Surahmat di bandara internasional SIM Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (22/5). Turut hadir Wakil Ketua II KONI Aceh, Bachtiar Hasan, Wakil Ketua IV Syafriel Antony, Sekretaris Umum M Nasir bersama jajarannya dan Wakil Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRA, Bardan Sahidi yang juga Ketua AFA Aceh.

Menurut Rayuan Sukma, dirinya secara lisan sudah dihubungi melalui telepon oleh PB PABBSI yang minta konfirmasi supaya Nurul Akmal di TC-kan di Jakarta dengan atlet Pelatnas yang lain. Hanya saja, PABBSI Aceh minta kepastian yang jelas kalau Nurul Akmal memang tercatat sebagai atlet yang TC Pelatnas bersama atlet lain. Harus jelas status, hak dan pendapatan Nurul supaya sama dengan atlet-atlet yang sudah TC terlebih dahulu. “Kita mempertanyakan status dia bagaimana, kalau Nurul punya status yang sudah jelas, baru akan kita kirimkan,” ujarnya.

Dikatakan Rayuan Sukma, dirinya mau Nurul Akmal disetarakan dengan atlet TC lain yang lebih awal. Karena Nurul Akmal sudah membuktikan diri bahwa lebih hebat dari pada beberapa atlet yang sudah TC lebih duluan. Upaya PB PABBSI memboyong Nurul ke Jakarta terkait persiapan atlet Indonesia untuk turun di SEA Games 2017 maupun Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. “Saya melihat dengan prestasi Nurul Akmal di Azerbaijan tanpa TC Pelatnas, wajar saja Nurul akan disertakan sebagai lifter untuk Asian Games,” ujar Rayuan Sukma yang didampingi Pelatih Angkat Besi Aceh, Effendi Eria.

Di sisi lain, Rayuan Sukma melihat ada satu kekeliruan selama ini terhadap atlet yang diikutkan TC. Karena selama ini Nurul Akmal dianggap remeh dan tidak akan mampu. Kini terbukti dari 14 atlet yang dikirimkan oleh PB PABBSI ke Azerbaijan, tujuh diantaranya atlet Olimpiade Rio de Janeiro Brasil. “Tapi nyatanya dari tujuh atlet Olimpiade itu hanya tiga yang mampu membawa pulang medali,” ujarnya.

Dalam even yang digelar sejak 12-22 Mei di Azerbaijan, Indonesia hanya mampu meraih posisi kedelapan dari 41 negara peserta, dengan raihan 6 emas, 29 perak, dan 23 perunggu. Posisi puncak menjadi milik tuan rumah Azerbaijan dengan raihan 75 emas, 50 perak dan 37 perunggu. Turki diurutan kedua, 71 emas, 67 perak dan 57 perunggu. Peringkat ketiga ditempati Iran dengan raihan 39 emas, 26 perak, dan 33 perunggu.

Sebelumnya keberhasilan lifter asal Aceh, Nurul Akmal meraih medali perak di Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 cukup mengejutkan dan menjadi perhatian Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Karena, saat ini sedang menyiapkan atlet Indonesia untuk turun di SEA Games 2017 maupun Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Apalagi, ini ajang pertama Nurul dan tanpa melalui training centre (TC) pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

Pelatih Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan PB PABBSI setelah melihat kemampuan yang dimiliki oleh Nurul Akmal. Guna mengusulkan nama Nurul ke Satlak Prima mengikuti Pelatnas untuk persiapan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. “Nurul punya potensi dan pantas untuk berada dalam barisan lifter yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018. Potensi untuk meraih medali bukan hanya pada lifter kelas bawah, tapi kelas atas juga. Nurul sudah membuktikannya,” kata mantan lifter nasional itu seusai Nurul Akmal merebut perak.(adi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help