SerambiIndonesia/

Tafakur

Ramadhan

Sungguh bahagia hati orang orang beriman yang diberikan kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan

Ramadhan
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Ya Allah, perjalankanlah bulan ini kepada kami dengan penuh
kebajikan, iman, selamat dan Islam. Rabb ku dan Rabb mu (bulan) adalah
Allah (HR. al Tirmidzi).

Sungguh bahagia hati orang orang beriman yang diberikan kesempatan
untuk bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan. Betapa tidak, bulan
yang ditunggu selama sebelas bulan kini datang membawa berbagai
keuntungan besar bagi yang memanfaatkannya dengan baik.

Dalam bulan Ramadhan, pahala dilipatgandakan. Dalam suatu hadits
disebutkan: ASetiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan
dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh
ratus kali lipat. Allah Taala berfirman: Kecuali amalan puasa. Amalan
puasa tersebut adalah untuk Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya.
Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena Ku. Bagi
orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan
ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya.
Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah
daripada bau minyak kasturi (HR. Bukhari & Muslim).

Pahala yang luar biasa banyaknya dan kebahagiaan yang tak terhingga
hanya bisa dinikmati oleh orang orang yang menyambut dan memanfaatkan
Ramadhan dengan baik. Bukan hanya baik dari segi niat, tetapi juga
kemampuan untuk menahan diri dari segala godaan nafsu atau syahwat.
Apalagi tak sedikit orang yang sudah terbiasa makan haram atau berkata
buruk, akan melanjutkan perbuatan kejinya walau di bulan suci
Ramadhan.

Sedangkan sebahagian orang yang juga beribadah di bulan suci Ramadhan
hanya mendapatkan letih, haus dan lapar saja. Sungguh rugi orang orang
demikian karena belum tentu bertemu dengan bulan Ramadhan di masa yang
akan datang.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help