SerambiIndonesia/

Sering Mati Lampu? Tenang, PLN Akan Berikan Kompensasi!

Saat ini petugas masih mendatanya. Perlu diketahui bahwa tidak semua pelanggan mengalami pemadaman,"

Sering Mati Lampu? Tenang, PLN Akan Berikan Kompensasi!
General Manager PLN Wil Aceh, Jefri Rosiadi mejumpai massa dari beberapa ormas yang menggelar aksi protes terhadap pemadaman listrik di Kantor PLN Wilayah Aceh, Banda Aceh, Selasa (30/5) sore. 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT PLN (Persero) Wilayah Aceh akan memberikan kompensasi berupa pengurangan tagihan listrik bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar.

Kebijakan itu dilakukan terkait gangguan transmisi PLN sejak dua minggu terakhir, yang berbuntut pemadaman listrik (mati lampu) kepada sebagian pelanggan PLN Aceh.

Hal itu disampaikan General Manager PLN Wilayah Aceh, Jefri Rosiadi dalam konferensi pers, Rabu (31/5) siang di Kantor Wilayah PLN Aceh, Banda Aceh.

Jefri yang ditemani beberapa pejabat PLN mengatakan, pihaknya memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Aceh atas pemadaman listrik yang terjadi selama ini.

Menurutnya, tindakan itu terpaksa dilakukan karena pembangkit yang ada tidak mampu mensuplai listrik untuk sistem kelistrikan Aceh.

"Kami menyadari bahwa pemadaman listrik sejak dua minggu ini, telah mengganggu kenyamanan pelanggan dalam beribadah. Untuk itu manajemen PLN memohon maaf sebesar-besarnya," pinta Jefri.

Dia juga meminta doa seluruh masyarakat agar kelistrikan di Aceh semakin baik, seperti yang dirasakan sehari terakhir.

Jefri mengatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM nomor 8 tahun 2016, tentang Perubahan Permen ESDM nomor 33 tahun 2014 tentang tingkat mutu layanan (TMP) dan kondisi kelistrikan Aceh saat ini, maka PLN harus memberikan pengurangan tagihan listrik kepada konsumen.

Menurutnya, pengurangan tagihan listrik baru diberikan apabila indikator TMP (lama dan jumlah gangguan) melebihi 10 persen dari besaran yang telah ditentukan pemerintah.

"Kompensasi ini sebagai bentuk kepatuhan PLN dalam penerapan good corporate governance, " jelasnya, dan mengatakan kompensasi berupa pengurangan tagihan akan diberikan pada Juni 2017.

Saat ditanya soal besar kompensasi, GM PLN menyebut hal itu tergantung lama dan jumlah gangguan yang dialami pelanggan di setiap rayon.

"Saat ini petugas masih mendatanya. Perlu diketahui bahwa tidak semua pelanggan mengalami pemadaman," ujar Jefri.

Dikatakan, kompensasi hanya diberikan jika indikator TMP pelanggan melebihi 10 persen dari yang ditetapkan pemerintah. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: ariframdan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help