SerambiIndonesia/

Bulog Datangkan 21 Ton Bawang Putih

Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Aceh akan mendatangkan 21 ton bawang putih ke Aceh

Bulog Datangkan 21 Ton Bawang Putih
Shutterstock
Bawang Putih 

BANDA ACEH - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Aceh akan mendatangkan 21 ton bawang putih ke Aceh. Hal ini dilakukan untuk menekan harga di pasaran yang tergolong masih tinggi antara Rp 45.000-50.000/kg.

Kepala Perum Bulog Divre Aceh, Fatah Yasin menyampaikan hal ini kepada wartawan usai menghadiri berita resmi statistik di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Banda Aceh, Jumat (2/6). Ia menyebutkan satu ton sudah tiba di Langsa, Rabu (31/5). Adapun 20 ton lagi sedang dalam perjalanan via laut yang diperkirakan tiba ke Aceh beberapa hari ke depan di Pelabuhan Malahayati Aceh Besar, dan Lhokseumawe.

Ia menambahkan bawang putih yang tiba di Pelabuhan Malahayati akan didistribusikan di Banda Aceh, Meulaboh serta wilayah pantai barat selatan. Sedangkan yang tiba di Lhokseumawe diditribusikan ke wilayah pantai utara, Lhokseumawe, serta Takengon.

“Sebanyak satu ton bawang putih itu dari Bulog Divre Sumatera Utara. Sedangkan 20 ton lagi dari Jakarta. Tidak menutup kemungkinan apabila masyarakat butuh, maka akan kita tambah lagi,” katanya.

Ia menambahkan bawang putih yang didatangkan itu nantinya akan dijual Rp 38.000/kg, bahkan kepada mitra atau pedagang dijual Rp 37.000/kg. Namun harus tetap dijual masyarakat Rp 38.000/kg.

“Bawang putih yang didatangkan ini mappingnya untuk seluruh cabang Bulog yang ada di Aceh. Nantinya rata-rata tiap kabupaten/kota sebanyak 2 ton, dan 2,5 ton sedangkan Banda Aceh 4,5 ton,” sebut Fatah Yasin.

Selain itu, ia juga menyampaikan operasi pasar yang diberi nama gerakan stabilitas pangan yang diresmikan Rabu (17/5) di Kantor Bulog Aceh, hingga kini masih terus berlanjut. Kegiatan itu juga sudah diperluas di kabupaten/kota lainnya, seperti di Langsa, Lhokseumawe, Meulaboh, Blang Pidie, serta Sigli.

Dalam operasi pasar tersebut disediakan sejumlah kebutuhan pokok, yaitu beras, gula pasir, minyak goreng kemasan, tepung terigu, bawang merah, telur, dan cabai yang dijual di bawah harga pasar. (una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help