SerambiIndonesia/

Panwaslih Polisikan Bupati Aceh Singkil

Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Singkil melaporkan Bupati Safriadi ke Kepolisian, Jumat (2/6)

Panwaslih Polisikan Bupati Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM/DEDEROSADI
Personel Panwascam dan PPL, Senin (10/4/2017) mendatangi kantor Panwaslih Aceh Singkil, di Desa Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, mempertanyakan honor yang belum dibayar. 

* Buntut belum Dicairkannya Honor Pengawas

SINGKIL - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Singkil melaporkan Bupati Safriadi ke Kepolisian, Jumat (2/6). Pelaporan tersebut merupakan buntut dari belum ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NHPD) yang mengakibatkan seluruh anggota Panwaslih, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) tidak bergaji.

Komisioner Panwaslih Aceh Singkil, Zainuddin, mengatakan, pengaduan yang dilakukan pihaknya ke Polres Aceh Singkil merupakan langkah terakhir, setelah sebelumnya melakukan berbagai upaya, antara lain unjuk rasa, audiensi, serta mengadu ke Komisi I DPRK Aceh Singkil. “Namun Bupati tidak merespon, makanya kami mengadu ke Polres,” kata Zainudin.

Kuasa Hukum Panwaslih Aceh Singkil, Hasnan Manik, menyatakan, dirinya mendapat kuasa untuk melakukan perlawanan hukum terhadap Bupati Aceh Singkil, Safriadi. Ia menduga ada kesengajaan dari Bupati yang tidakmenandatangani NHPD yang mengakibatkan anggaran Panwaslih sejak Januari-Juni 2017 tidak bisa dicairkan.

“Kita akan melakukan perlawanan secara pidana maupun perdata. Untuk perdata, Senin pekan depan kami akan daftarkan ke PN (Pengadilan Negeri) Singkil,” pungkas Hasnan.

Sebelumnya, pada 23 Mei kemarin, Panwaslih, Panwascam serta PPL sempat melakukan unjuk rasa ke Kantor Bupati Singkil. Sayang, aksi tersebut tidak mendapat tanggapan memuaskan. Para pengunjuk rasa tidak berhasil menemui Bupati.

Asisten III Setdakab Aceh Singkil, Nazri, yang menemui pengunjuk rasa saat itu mengatakan, berdasarkan hasil komunikasi dirinya dengan bupati, berkas NHPD segera diurus ke Banda Aceh.

Ketua Panwaslih Aceh Singkil, Baihaqi, menilai, pernyataan Nazri tersebut merupakan alasan yang dibuat-buat karena dana hibah untuk Panwaslih bukan berasal dari APBA, melainkan dari APBK. “Menurut saya mustahil jika dana dari APBA. Kami bukan orang bodoh, jangan dibodohin,” tegasnya.

Panwaslih mengancam apabila dalam tempo 3x24 jam pihaknya tidak mendapatkan tanggapan dari bupati, maka akan ditempuh jalur hukum, dengan mempolisikan bupati serta mengguggat secara perdata.

Hingga berita ini diturunkan tadi malam, Serambi belum berhasil mengkonfimrasi Bupati Safriadi terkait upaya hukum yang dilakukan Panwaslih tersebut.

Kapolres: Akan Kita Periksa
Sementara itu, Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian, saat ditanyai Serambi kemarin, mengaku telah menerima laporan dari Panwaslih.

Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan data-data awal yang disampaikan pelapor. “Kami menerima laporan tersebut dan tentunya kami harus memeriksa data awal yang diberikan pelapor untuk kami tindak lanjuti,” kata AKBP Ian.(de)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help