SerambiIndonesia/

Tafakur

Memberi Iftar

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi

Memberi Iftar
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga” (HR. Tirmidzi).

Hari-hari dalam bulan Ramadhan terus berlalu, walaupun sebahagian orang membiarkannya tak dimanfaatkan. Hamba-hamba Allah yang kuat imannya terus berpacu untuk meraup pahala berlimpah yang disediakan siang dan malam. Termasuk dengan memberi makanan berbuka (iftar) bagi orang-orang yang berpuasa.

Sungguh banyak pahala yang diperoleh oleh orang-orang yang ikhlas karena Allah menyedekahkan makanan untuk orang-orang yang berbuka puasa. Pahalanya seperti pahala yang diperoleh oleh orang yang berpuasa. Sungguh tak terhingga jumlah pahalanya bila jumlah orang yang berbuka banyak.

Kalau mengharap pahala dari Allah, semua orang bisa melakukannya, termasuk orang yang tergolong miskin. Apalagi syarat memberi makanan orang yang berbuka puasa tidak harus dengan yang mewah-mewah. Sebutir kurma atau seteguk air pun bisa, walaupun kebanyakan orang berusaha untuk mencukupinya dengan makanan-makanan yang lain.

Karena mengharapkan pahala juga, kaum muslimin di berbagai negara di dunia berlomba-lomba mendaftarkan diri untuk menyediakan makanan berbuka puasa di masjid-masjid. Tak terkecuali di masjid-masjid di negara non muslim. Bahkan ada yang menyediakan makanan untuk bersahur.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help