SerambiIndonesia/

Muslim Ayub: Penambahan Dapil tak Mungkin Lagi

Meski anggota DPRA telah mengusulkan penambahan daerah pemilihan (dapil) untuk calon anggota DPR

Muslim Ayub: Penambahan Dapil tak Mungkin Lagi
Anggota Komisi III DPR RI dari Partai PAN, Muslim Ayub, menyampaikan sosialisasi empat pilar di Opprom Setdakab AgaraSERAMBI/ASNAWI 

BANDA ACEH - Meski anggota DPRA telah mengusulkan penambahan daerah pemilihan (dapil) untuk calon anggota DPR RI pada Pileg 2019 nanti, namun hal itu tampaknya agak sulit direstui oleh Pansus RUU Pemilu. Pasalnya, dua dapil yang sudah ada di Aceh saat ini telah sesuai dengan total jumlah penduduk.

“Terkait usulan penambahan dapil untuk DPR RI, kayaknya tidak mungkin ada penambahan lagi untuk Aceh, karena tidak mencukupi daerah pemilihannya, jumlah penduduknya tidak sesuai. Jika ditambah, syarat untuk penduduknya tidak mencukupi,” kata Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, Muslim Ayub kepada Serambi, Senin (5/6).

Sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, dua anggota DPRA yakni Abdullah Saleh dari Fraksi Partai Aceh (PA) dan T Iskandar Daoed dari Partai Demokrat, mengusulkan penambahan dapil calon anggota DPR RI asal Aceh untuk Pemilu 2019. Usulan tersebut disampaikan kepada Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Pemilu (Pansus Pemilu) DPR RI, Rabu (3/5/2017).

Menurut keduanya, dua dapil pemilihan DPR RI selama ini, mencakup wilayah yang cukup luas. Dengan cakupan yang sangat luas, dapil yang ada saat ini sangat jauh dari segi keterwakilan. “Ini terlalu luas. Anggota DPR RI yang terpilih tidak mungkin bisa menjangkau semua wilayah. Kita khawatirkan tidak optimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” kata Abdullah Saleh.

Muslim Ayub sendiri menyadari hal tersebut. Dia juga mengakui bahwa cakupan wilayah kedua dapil tersebut sangat luas. Namun untuk penambahan dapil, katanya, sudah tidak mungkin lagi. Muslim Ayub mengaku sudah membicarakan hal tersebut dengan rekan-rekannya di DPR RI. “Betul memang, saya sendiri menyadarinya. Seperti dapil saya itu sampai 13 kabupaten cakupannya, jauh sekali. Tapi mau bagaimana untuk penambahan dapil sudah tidak mungkin lagi,” pungkas Muslim Ayub.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help