SerambiIndonesia/

Tafakur

Memurnikan Niat

Sesungguhnya segala amalan itu tergantung pada niat; dan sesungguhnya tiap-tiap orang (akan memperoleh balasan

Memurnikan Niat

Oleh Jarjani Usman

“Sesungguhnya segala amalan itu tergantung pada niat; dan sesungguhnya tiap-tiap orang (akan memperoleh balasan dari) apa yang diniatkannya. Barangsiapa hijrahnya menuju (keridhaan) Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya itu ke arah (keridhaan) Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya karena (harta atau kemegahan) dunia yang dia harapkan, atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya” (HR. Bukhari & Muslim).

Niat sangat sentral perannya bagi setiap ibadah dan bagi pelakunya. Bila niat seseorang dalam beribadah karena Allah, maka akan bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam melakukannya. Sebab, ada rasa kuatir kalau Allah tidak menerimanya bila dilakukan asal-asalan. Bila demikian, maka sia-sialah amal dan ibadah.

Meskipun merupakan perbuatan hati, niat untuk perbuatan baik bila dilakukan karena Allah, akan terbantu dalam melaksanakannya dengan baik. Seseorang yang berniat karena Allah akan berusaha berbuat yang terbaik, sebab Allah maha melihat. Bila prosesnya baik, insya Allah hasilnya juga akan baik.

Namun demikian, niat seseorang bisa tergelincir, termasuk dalam melakukan ibadah. Seperti niat menghafal Alquran yang berpeluang tergelincir untuk mencari ketenaran atau kemuliaan di kalangan umat manusia. Karena itu, dianjurkan untuk selalu mengingat Allah agar setiap perbuatan yang dilakukan selalu terasa ada yang mengawasi hingga ke lubuk hati.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help