SerambiIndonesia/

Jangan Paksa Pakai Pertalite

ANGGOTA Komisi VI DPR RI asal Aceh, Fadhlullah angkat bicara terkait kelangkaan BBM jenis premium dan solar

Jangan Paksa Pakai Pertalite

ANGGOTA Komisi VI DPR RI asal Aceh, Fadhlullah angkat bicara terkait kelangkaan BBM jenis premium dan solar di Aceh haru-baru ini. Politisi Gerindra ini mengatakan, kelangkaan premium dan solar tak sepantasnya terjadi di Aceh, karena tak lama lagi masyarakat akan menyambut Lebaran Idul Fitri.

Kepada Serambi, Dek Fad--panggilan akrab Fadhlullah--mengatakan, kelangkaan premium dan solar yang terjadi di Aceh karena adanya pembatasan kuota yang sengaja dilakukan oleh pihak Pertamina di Aceh.

“Saya tanya apakah pembatasan kuota itu merupakan instruksi dari (Pertamina) pusat, ternyata bukan. Katanya, tidak ada instruksi begitu dari pusat, tapi pembatasan itu dilakukan mereka sendiri berdasarkan fakta lapangan,” kata Dek Fad keapda Serambi, Senin (12/6).

Menurut pihak Pertamina di Aceh, lanjut Dek Fad, saat ini kondisi di lapangan, masyarakat mulai banyak menggunakan pertalite, sehingga berdasarkan fakta itu Pertamina mulai mengurangi pasokan BBM jenis premium dan solar ke Aceh. “Itu alasan konkret mereka. Katanya itu kemauan masyarakat. Kalau menurut saya itu tidak benar, tidak ada kemauan masyarakat begitu. Jangan paksa masyarakat untuk beralih ke pertalite,” ujar Dek Fad.

Menurutnya, saat ini premium dan solar masih sangat diminati masyarakat, mengingat jenis premium ini masih berharga murah. Oleh sebab itu, katanya, belum saatnya premium dan solar dikurangi pasokannya ke Aceh. “Tidak boleh memaksakan orang ke pertalite, premium dan solar harus tetap tersedia,” ujarnya.

Dek Fad mengatakan, hari ini dirinya akan melakukan kunjungan kerja ke wilayah Medan, Sumatera Utara. Ia berjanji akan menanyakan kembali persoalan itu ke pihak Pertamina Aceh dan Sumbagut. Dek Fad akan mengupayakan hal tersebut ke Pertamina agar kondisi di Aceh kembali normal, terlebih menghadapi Idul Fitri.

“Kita pertegas, tidak boleh ada pemaksaan untuk beralih ke pertalite, itu harus diingat betul. Pertalite ya pertalite, tapi premium dan solar harus tetap ada, tidak boleh langka. Ini dibutuhkan masyarakat. Tidak boleh membatasi secara sepihak,” demikian Dek Fad, anggota Komisi VI DPR RI asal Aceh. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help