SerambiIndonesia/

MK Tetapkan Amru-Said Pemenang Pilkada Galus

Pasangan H M Amru dan Said Sani dipastikan akan menjadi nakhoda baru Kabupaten Gayo Lues untuk lima

MK Tetapkan Amru-Said Pemenang Pilkada Galus

JAKARTA - Pasangan H M Amru dan Said Sani dipastikan akan menjadi nakhoda baru Kabupaten Gayo Lues untuk lima tahun ke depan (periode 2017-2022). Kepastian ini diperoleh menyusul ditetapkannya hasil akhir pemungutan suara Pilkada Gayo Lues oleh Mahkamah Konstitusi (MK), di Ruang Sidang Utama Gedung MK, Jakarta, Senin (12/6).

Mahkamah menetapkan hasil akhir perolehan suara pasangan calon Bupati Gayo Lues nomor urut 1 Adam SE-Iskandar sebanyak 13.052 suara, pasangan nomor urut 2 H Abdul Rasad-H Rajab Marwan sebanyak 20.122 suara, dan pasangan nomor urut 3 HM Amru-Said Sani sebanyak 21.494 suara.

MK juga menetapkan hasil perolehan suara yang benar dari masing-masing pasangan calon, dalam pemungutan suara ulang untuk Kecamatan Kutapanjang, Kecamatan Rikit Gaib, Kecamatan Blangpegayon, dan Kecamatan Blangkejeren pada pemilihan bupati dan wakil bupati Gayo Lues 2017. Pasangan Adam-Iskandar memperoleh 7.395, pasangan Abdul Rasad-Rajab Marwan 9.451, dan pasangan M Amru-Said Sani meraih suara terbanyak yakni 10.273.

Dari lima tempat pemungutan suara (TPS) yang menyelenggarakan PSU, pasangan Amru-Said memenangkan seluruh proses pemilihan. Pasangan tersebut mendapatkan tambahan 765 suara, sementara pasangan Rasad-Rajab mendapat tambahan 314 suara, serta pasangan Adam-Iskandar mendapat tambahan 10 suara.

MK juga memerintahkan, paling lambat tiga hari setelah pembacaan putusan MK, harus sudah dilakukan penetapan pemenang oleh KIP Gayo Lues. Ketua KIP Gayo Lues, Alfin Anhar mengatakan, sidang pleno pentapan bupati terpilih dijadwalkan pada hari Rabu 14 Juni 2017. “Kita langsung laksanakan putusan MK ini sesuai dengan yang diperintahkan,” kata Alfin Anhar seusai sidang.

Selanjutnya, hasil penetapan pleno KIP, diserahkan kepada DPRK Gayo Lues untuk diparipurnakan, dan hasilnya diteruskan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Aceh. “Nanti Mendagri akan mengeluarkan SK Bupati dan Wakil Bupati Periode 2017-2022,” kata Alfin.

Menanggapi hasil putusan MK, calon Bupati Gayo Lues, HM Amru mengimbau masyarakat agar tidak larut dalam eforia. “Yang menang tidak membusung dada, yang kalah juga tidak meratapi kekalahan,” kata HM Amru.

Ia menyatakan, putusan Mahkamah Konstitusi adalah kemenangan bagi seluruh masyarakat Gayo Lues untuk menyongsong masa depan yang lebih baik dan sejahtera.

Pria yang pernah berkarir sebagai wartawan Serambi Indonesia ini mengatakan, Kabupaten Gayo Lues yang relatif lebih tertinggal dalam pembangunan, tidak mungkin dibangun oleh satu orang bupati, melainkan harus bersama-sama dengan seluruh rakyat. “Kita harus saling bahu membahu. Kami tidak bisa jalan sendiri. Kita harus bersama-sama dengan seluruh rakyat,” kata Amru.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help