SerambiIndonesia/

Tafakur

Perintah Membaca

Dan Al Quran itu telah kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan

Perintah Membaca
Ustaz Fahmi Sofyan Lc MA menyampaikan ceramah pada peringatan Nuzulul Quran bertepatan dengan malam 17 Ramadhan 1438 Hijriyah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (11/6) malam. SERAMBI/BUDI FATRIA 

Oleh: Jarjani Usman

“Dan Al Quran itu telah kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan kami menurunkannya bagian demi bagian” (QS. Al Isra’: 106).

Dkisahkan bahwa saat Nabi Muhammad SAW sedang berzikir kepada Allah di Gua Hira’, turunlah wahyu pertama dengan perintah membaca: Bacalah dengan nama Tuhanmu yang Menciptakan. Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya” (QS. Al A’laq: 1-5).

Ini suatu perintah yang sangat dalam maknanya. Perintah ini menjadi wahyu pertama sebagai pertanda bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah atau pembawa petunjuk bagi kehidupan umat manusia. Tentunya ini membutuhkan keimanan.

Perintah membaca itu juga, bila diikuti, bisa membuka cakrawala manusia sehingga menjadi pandai terutama dalam mengenal Allah, berkemajuan dan memajukan dunia. Alquran adalah sumber petunjuk sekaligus inspirasi untuk kemajuan bagi orang-orang yang mau berpikir dan menelitinya. Sudah tak terhitung temuan dari berbagai penelitian di berbagai belahan dunia, yang ternyata telah terlebih dahulu disebutkan dalam Alquran.

Sayangnya, banyak juga penelitian yang dilakukan yang tidak berdasarkan Alquran, sehingga kebenarannya sesaat dan tak berlaku seiring dengan berlalunya waktu. Sehingga benarlah apa yang dikatakan Allah agar kita membaca, berpikir, atau meneliti dengan mengingat Allah.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help