SerambiIndonesia/

Mampu Kendalikan Inflasi, BI Kembali Apresiasi Pemerintah Aceh

GUBERNUR Bank Indonesia (BI), Agus DW Martowardojo, kembali mengapresiasi Pemerintah Aceh karena mampu

Mampu Kendalikan Inflasi, BI Kembali Apresiasi Pemerintah Aceh

GUBERNUR Bank Indonesia (BI), Agus DW Martowardojo, kembali mengapresiasi Pemerintah Aceh karena mampu mengendalikan inflasi tahunan triwulan I tahun 2017.

Melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Aceh, Pemerintah Aceh di bawah Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah mampu mengendalikan inflasi tahunan (year on year) Aceh sebesar 3,45 persen. Gubernur Bank Indonesia menyampaikan hal itu melalui surat bernomor 19/2GBI-DR3/ Srt/B, yang disampaikan oleh Ahmad Farid selaku Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh kepada Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah didampingi Kepala Biro Humas, Mulyadi Nurdin Lc MH, di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (14/6) sore.

Ini kali kedua Aceh menerima apresiasi tersebut dari Bank Indonesia. Sebelumnya,pada Maret lalu, Aceh juga juga menerima apresiasi yang sama, karena Tim TPID mampu mengendalikan inflasi tahunan sebesar 3,95 persen kala itu.Gubernur Bank BI, Agus DW Martowardjo mengatakan, pada Maret 2017, Aceh mengalami deflasi sebesar 0,51 persen atau mengalami inflasi tahun ke tahun sebesar 3,45 persen.

“Kondisi tersebut searah dengan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Nasioanal yang mengalami deflasi sebesar 0,02 persen,” kata Agus mengutip isi surat tersebut. Faktor pendukung utama inflasi di Aceh pada bulan Maret 2017 adalah ikan tongkol, beras, cabai rawit, ikan kembung, dan ikan teri. Penurunan harga berbagai komoditas ikan tersebut berbanding lurus engan tingginya pasokan ikan hasil tangkapan nelayan. “Ke depan, pengendalian inflasi di daerah masih akan menghadapi berbagai tantangan.

Namun melalui koordinasi Tim TPID yang kuat, serta inovasi kebijakan pengendalian harga, kami yakin sasaran inflasi 2017 sebesar 4 ± 1 persen dapat tercapai,” pungkasnya. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Ahmad Farid mengatakan, inflasi Aceh 3,45 persen untuk triwulan I di bawah nasional yakni 3,61 persen. Menurutnya, ini keberhasilan pemerintah dan tim TPID daerah yang berhasil berkolaborasi dengan semua Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA).

Sementara itu, Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bank Indonesia atas apresiasiyang diberikan tersebut. Zaini mengatakan, ini raihan kedua Pemerintah Aceh atas kemampuan mengendalikaninflasi daerah. “Ini keberhasilan yang harus kita pertahankan, tentunya ini ada kaitan dengan pembangunanyang telah kita capai selama ini,” pungkasnya. (*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help