Berbagi Dengan Muslim Kamboja

Forum Silaturrahmi Kemakmuran Masjid Serantau (Forsimas) yang berpusat di Banda Aceh

Berbagi Dengan Muslim Kamboja
ANGGOTA Forsimas bersama para hafiz cilik di Kamboja. 

Acara makan besar itu tidak hanya dihadiri oleh umat Islam, tetapi juga penganut agama Budha dan Kristen.

“Respons pemerintah PM Hun Sen cukup positif terhadap pemeluk Islam. Acara berbuka puasa besar-besaran di sini sudah dilakukan sejak 4 tahun terakhir dan menciptakan suasana damai antara ummat beragama,” kata Basri.

Bahkan Basri menambahkan, masjid terbesar di Phnom Penh, Al-Serkal, diresmikan sendiri oleh Hun Sen dua tahun silam.

Forum Silaturrahim Kemakmuran Masjid se-Rantau (Forsimas) bukan organisasi struktural sebagaimana organisasi dakwah dan pendidikan.

Forsimas bersifat wadah/wahana yang mempertemukan pimpinan masjid-masjid terkemuka se-Rantau (istilah se-Rantau identik se-Dunia) tidak terkurung dalam wilayah istilah seperti se-Asia, ASEAN, Asia Pasifik, dan lain-lain.

Forsimas mempunyai sekretariat pusat bertempat di Banda Aceh, Indonesia, dipimpin oleh seorang sekretaris yang berfungsi mediator atau comunicator antar masjid-masjid anggota Forsimas.

Anggota Forsimas terdiri dari semua masjid terkemuka atau masjid-masjid potensial yang mengayomi komunitas Islam, tetapi potensial bagi penyantun visi dan misi yang diperjuangkan.

Masjid-masjid anggota Forsimas direpresentasikan oleh seorang pengurus masjid yang bersangkutan. Pengurus masjid anggota Forsimas memilih sendiri seorang pengurus untuk suatu periode yang ditetapkan sendiri mewakili masjidnya dan berhak menghadiri pertemuan Forsimas yang diselenggaraskan tiap tahun dengan mengambil tempat secara bergilir dari satu komunitas masjid ke komunitas masjid lain dari suatu negara dengan lokasi yang berbeda.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved