SerambiIndonesia/

Aceh Punya Tempat Khusus Di Hati Warga Turki

Dalam catatan sejarah, Aceh memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan Turki tepatnya di zaman Kesultanan Aceh sekitar tahun 1565.

Aceh Punya Tempat Khusus Di Hati Warga Turki
TRIBUNNEWS.COM
Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia, Mehmet Kadri Sander Gürbüz 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia, Mehmet Kadri Sander Gürbüz, melakukan kunjungan kerja ke Aceh pada Senin (19/6/2017).

Dalam kunjungan pertamanya itu, Mehmet disambut oleh Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, di Pendopo Gubernur, Banda Aceh.

Keduanya tampak akrab. Mehmet yang berbicara dengan bahasa Inggris mengaku bangga bisa menginjakkan kakinya di Aceh. Ia datang bersama istrinya.

"Aceh dan Turki punya hubungan sejarah yang panjang, Aceh punya tempat khusus dalam sejarah dan dihati kami (warga Turki)," katanya kepada Zaini.

Dalam catatan sejarah, Aceh memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan Turki tepatnya di zaman Kesultanan Aceh sekitar tahun 1565.

Hubungan baik ini masih terus terpelihara hingga saat ini, bahkan saat Aceh dihantan tsunami pada akhir 2004 silam, Turki menjadi salah satu negara yang turut terlibat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh.

"Sebelumnya saya membaca dalam sejarah tentang hubungan baik antara Aceh dengan Turki, hari ini saya bangga bisa datang ke Aceh sebagai Duta Besar Turki,” ujar Mehmet seraya berkata selama berada di Aceh, dirinya akan mengunjungi beberapa tempat bersejarah seperti kuburan massal tsunami dan makam Turki.

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: ariframdan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help