SerambiIndonesia/

Balapan Liar Masih Marak di Banda Aceh

Kapolresta Banda, Kombes Pol T Saladin SH menegaskan, akan menindak tegas para pembalap liar

Balapan Liar Masih Marak di Banda Aceh
Para remaja sedang beraksi balap liar di kawasan Bireuen, Rabu (24/6) pagi mereka terpaksa dibubarkan POM Bireuen. SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS 

BANDA ACEH - Kapolresta Banda, Kombes Pol T Saladin SH menegaskan, akan menindak tegas para pembalap liar yang selama ini masih marak di Banda Aceh. “Jika terjaring, sepmornya akan ditahan selama tiga bulan untuk kendaraan yang lengkap surat dan perlengkapan lainnya,” tegas T Saladin menyikapi masih maraknya balapan liar di kawasan Ulee Lheue, Banda Aceh, Minggu (18/6).

Ia pun mengajak semua pihak, terutama orang tua untuk sama-sama menjaga dan mengingatkan anaknya agar tidak ikut-ikutan dalam aksi balapan liar tersebut. “Bagi mereka yang ikut menonton juga akan kami tahan dan sanksi yang akan diberlakukan berlakukan juga sama,” demikian Kapolresta.

Kapolsek Ulee Lheue, AKP Elfutri mengatakan, selama ini aksi balapan liar di kawasan Ulee Lheue mengarah pada sikap menantang petugas. “Gerombolan anak muda itu, begitu berada di depan Polsek, sepemornya digebreng-gebreng gas. Ini kan menunjukkan sikap tidak hormat dan menentang petugas agar mengejar mereka,” kata AKP Elfutri yang dihubungi Serambi, Minggu (18/6).

Ia menjelaskan, aksi balapan liar kerap dilakukan pada saat warga sedang melaksanakan shalat Isya dan Tarawih. Lalu aktivitas yang sama juga dilakukan jelang dini hari dan pagi hari selama bulan ramadhan. Perlu diketahui, kata AKP Elfutri, masyarakat setempat juga mulai merasa gerah.

Tapi, pihaknya berupaya meredam kejengkelan dari warga untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan terjadi. “Kami minta pengertian dari orang tua dan semua pihak agar tidak memberikan ‘pembelaaan’ terhadap aksi balapan liar itu,” pinta Kapolsek Ulee Lheue.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help