SerambiIndonesia/

Di Meulaboh, Ayah dan Anak Bekuk Begal di Depan Kantor Polisi

Aksi heroik sang ayah itu timbul ketika keduanya pada Senin siang memang sedang mencari-cari siapa pelaku yang telah membegal sang anak---

Di Meulaboh, Ayah dan Anak Bekuk Begal di Depan Kantor Polisi
kompas.com
Ilustrasi begal 

Laporan Dedi Iskandar | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Syech Masri dan anaknya Febri, Senin (19/6/2017) siang sekira pukul 11.30 WIB berhasil menangkap dua orang pria yang diduga sebagai pelaku begal tepatnya di depan Mapolsek Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, dua pria yang belum diketahui identitasnya itu dihajar oleh sang ayah ketika sang anak secara tidak sengaja mengenali dua pelaku yang kebetulan membegal anaknya, pada Minggu (18/6/2017) malam persisnya di belakang Kantor Pelayanan SIM Polres Aceh Barat di kawasan Suak Indrapuri, Meulaboh.

Aksi heroik sang ayah itu timbul ketika keduanya pada Senin siang memang sedang mencari-cari siapa pelaku yang telah membegal sang anak---karena dituduh melakukan perbuatan tak senonoh dengan sang pacar ketika melintasi lokasi wisata Suak Indrapuri pada Minggu malam, sekira pukul 20.15 WIB.

Karena sang anak mengenali pelaku dan ketika didatangi keduanya sedang bekerja sebagai buruh kasar pada kompleks perumahan TNI, keduanya langsung dihajar dan mengakui perbuatan mereka.

Polisi dan warga yang melihat keributan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan dua pelaku langsung diamankan polisi di Mapolsek Johan Pahlawan.

Kapolsek Johan Pahlawan, Aceh Barat, AKP Ahli Yanaris yang ditanyai Serambinews.com, kemarin siang mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan begal yang menimpa dua orang ABG di kawasan Pantai Wisata Suak Indrapuri, Meulaboh yang menimpa Febri dan seorang rekan korban.

Ia juga mengakui pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku yang diduga telah melakukan tindak kejahatan seperti yang dilaporkan oleh korban bernama Febri. (*)

Penulis: Dedi Iskandar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help