SerambiIndonesia/

Mi Samyang Mengandung Babi Beredar Bebas di Meulaboh

Setelah diteliti di beberapa bagian kemasannya, tidak ditemukan logo halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Mi Samyang Mengandung Babi Beredar Bebas di Meulaboh
SERAMBINEWS.COM/DEDI ISKANDAR
Mi Samyang di salah satu minimarket di Meulaboh 

Laporan Dedi Iskandar | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Meski sudah ada instruksi dari BPOM RI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) supaya segera menarik peredaran Mi Samyang asal Korea yang diduga mengandung Babi, produk mi instan impor tersebut masih tersedia bebas di Meulaboh, Aceh Barat.

Pantauan Serambinews.com, Senin (19/6/2017) malam di sebuah retailer/minimarket mini yang beroperasi di Jalan Manekroo, Meulaboh, terlihat mi tersebut masih dijual bebas dengan harga Rp 16 ribu/bungkus.

Bahkan dalam kemasan cup juga masih dipajang diatas etalase barang.

Serambinews.com juga berusaha melihat komposisi apakah mi tersebut terdapat label halal.

Setelah diteliti di beberapa bagian kemasannya, tidak ditemukan logo halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sedangkan mi tersebut terdapat registrasi dari BPOM RI di bagian kemasannya dengan masa kedaluarsa hingga tahun 2018 mendatang.

Seorang kasir yang ditanyai Serambinews.com mengatakan dirinya belum tahu bahwa produk Ni Samyang yang dijual di tempatnya bekerja itu telah dilarang karena mengandung Babi.

"Nanti saya cek pak, saya belum tahu. Tapi kan ada label BPOM nya," tuturnya.

Penulis: Dedi Iskandar
Editor: ariframdan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help