SerambiIndonesia/

Berkas Habibi Cs Dilimpahkan ke Jaksa

Berkas kasus pembunuhan Habibi Askhar Balihar (8) dan Fakhrurrazi (12), dua anak Kabid Pengairan pada Dinas Pekerjaan

Berkas Habibi Cs Dilimpahkan ke Jaksa
Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc (dua kiri) berusaha menenangkan Aineni alias Intan adik Alm Hj Wirnalis yang histeris saat rekontruksi pembunuhan terhadap dua anak dan mertua kepala bidang Pengairan PU dan Tata Ruang Abdya dilakukan, Selasa (7/6) di jalan Lukman, Dusun III Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie. SERAMBI/RAHMAT SAPUTRA 

BLANGPIDIE - Berkas kasus pembunuhan Habibi Askhar Balihar (8) dan Fakhrurrazi (12), dua anak Kabid Pengairan pada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Abdya Mulyadi dan ibu mertuanya, Hj Wirnalis (62), dilimpahkan ke kejaksaan negeri (Kejari) Abdya.

Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan SIK MSc mengatakan, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Abdya dan saat ini sedang diteliti oleh JPU.

“Kita masih menunggu perkembangan dan petunjuk dari mereka untuk dilengkapi dan diperbaiki,” kata Kapolres Abdya, Andy Hermawan SIK MSc kepada Serambi, Minggu (18/6) malam seusai menggelar buka puasa bersama dengan jajarannya dan anak yatim.

AKBP Andy Hermawan menyebutkan, dalam berkas yang diserahkan ke JPU itu, tersangka ES (27) dikenakan pasal berlapis, yaitu Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana, Pasal 339 pembunuhan dengan kekerasan, juncto Pasal 338 pembunuhan, dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kumulatif hukuman mati.

“Pasal masih sama, tapi kita tunggu saja 14 hari mendatang, karena JPU memiliki kewenangan memeriksa dalam waktu 14 hari. Kalau ada yang kurang dilengkapi, setelah itu maka berkas dinyatakan P21 (lengkap), dan dilimpahkan ke pengadilan,” sebutnya.

Kajari Abdya Abdur Kadir SH MH melalui Kasi Pidum Firmansyah Siregar SH saat dihubungi Serambi membenarkan bahwa berkas kasus pembunuhan anak pejabat Abdya itu telah dilimpahkan ke Kejari.

“Berkasnya akan kita kembalikan lagi, karena ada beberapa hal yang harus dilengkapi untuk menerapkan pasal (340-red) yang kita jerat terhadap tersangka,” kata Kasi Pidum Firmansyah Siregar SH, Senin (19/6).

Seperti diketahui peristiwa pembunuhan sadis tersebut terjadi di rumah kediaman korban almrhumah, Hj Wirnalis di Jalan Lukman, Dusun III (Pantee Ara), Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie, Abdya, Selasa (16/5) malam. Ketiga jenazah dalam kondisi luka-luka mengenaskan ditemukan tergeletak dalam rumah korban, Rabu (17/5) siang, sekitar pukul 13.20 WIB.

Sat reskrim dalam selang kurang dari 24 jam berhasil menangkap tersangka yang melarikan diri ke kampung halamannya Aceh Tengah. Dalam pengembangan dan penyelidikan itu, penyidik memanggil 15 saksi untuk mengungkap aktor dan motif dibalik pembunuhan Hj Wirnalis dan dua anak Kabid Pengairan PU Abdya.

Dalam rekonstruksi dengan 12 adegan utama itu, ES datang sendiri ke rumah Hj Wirnalis di Jalan Lukman, Dusun III, Desa Meudang Ara, Selasa (16/5) malam. Pelaku sempat sekitar dua jam berada di belakang rumah, menunggu penghuni rumah tidur.

Setelah pelaku berhasil masuk ke dalam rumah melalui bagian atas, kemudian ada barang di dalam rumah yang tersenggol oleh pelaku sehingga menimbulkan suara berisik yang mengejutkan Hj Wirnalis.

Karena keberadaannya sudah diketahui, tersangka membunuh Hj Wirnalis bersama dua cucunya. Tersangka sempat mengeluarkan satu unit sepeda motor ke luar rumah, namun ternyata mesinnya tidak hidup ketika dinyalakan, kemudian sepmor tersebut dibawa masuk kembali ke dalam rumah dan pintu dikunci kembali.

Kemudian pelaku sempat masuk ke kamar mandi untuk membersihkan baju yang belepotan darah korban. Sebelum meninggalkan rumah melalui pintu samping dengan membawa dua kunci rumah, tersangka sempat mengambil HP Nokia warna pink milik alm Hj Wirnalis.

Pada malam itu pelaku menuju ke Kuala Batee. Namun dalam perjalanan setiba di Guhang (jalur alternatif dari Kota Blangpidie menuju Cot Manee/Jeumpa), tersangka meminta tumpangan mobil terbuka milik seseorang. Tersangka sempat dicurigai oleh sejumlah warga di Desa Krueng Batee yang selanjutnya menyerahkan pelaku kepada Polsek Kuala Batee. Dari tangan pelaku ditemukan handphone milik Hj Wirnalis, sebagai petunjuk awal mengungkap kasus yang menghebohkan masyarakat Abdya itu.(c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help